Begini Aturan Azan dan Ceramah di Masjid Uni Emirat Arab

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 13 Desember 2019 13:01
Begini Aturan Azan dan Ceramah di Masjid Uni Emirat Arab
Azan dipancarkan melalui radio ke masjid-masjid lainnya.

Dream - Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis menceritakan aturan azan di Abu Dhabi ke Menteri Agama, Fachrul Razi. Dia menyebut, azan yang berkumandang di masjid-masjid Abu Dhabi memiliki keseragaman.

" Azannya semua dari masjid besar, jadi suara azannya dicari yang paling indah sebenarnya," kata Husin, diakses dari laman Kementerian Agama, Kamis, 12 Desember 2019.

Dia menyebut, azan dari masjid besar itu kemudian dipancarkan melalui radio ke masjid-masjid lain.

Selain azan, aturan ketat juga diberikan untuk khutbah Jumat. Menurut Husin, di Abu Dhabi, ada aturan mengenai durasi khutbah Jumat.

" 15 menit khutbah pertama, 15 menit khutbah kedua. Dan ini teks khutbahnya sudah disiapkan, dan dibacakan seragam di seluruh masjid," kata dia.

 Begini Aturan Azan dan Ceramah di Masjid di Abu Dhabi

(Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis/Foto: Kemenag)

1 dari 6 halaman

Jemaah Bisa Pilih Bahasa

Husin mengatakan, pengelolaan masjid di Abu Dhabi teratur dan inovatif. Khutbah juga diberikan pilihan bahasa, selain bahasa Arab.

Seperti yang diketahui, UEA menghibahkan pembangunan Islamic Center di Surakarta, Jawa Tengah. Masjid itu konon bisa menampung sebesar 7.000 jemaah.

Menanggapi rencana pembangunan itu, Fachrul berharap Indonesia dapat membangun Islamic Center di Abu Dubai.

" Ini sebuah keuntungan untuk kita. Nanti kita buatlah Islamic Center di sana, sehingga masyarakat muslim khususnya yang di Pulau Jawa bisa belajar di sana," ujar Fachrul.

2 dari 6 halaman

Kembali dari Luar Angkasa, Astronot UEA: `Alhamdulillah... Bumi Itu Bulat!`

Dream - Astronot asal Uni Emirat Arab (UEA) Hazza Al Mansouri baru saja kembali ke bumi setelah misi dan ekspedisinya di luar angkasa. Pada konferensi pers di Moskow, Rusia, Al Mansouri berbicara tentang pentingnya misi delapan harinya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Salah satu misinya yaitu menghancurkan teori konspirasi mengenai Bumi itu datar.

" Itu bulat, aku sudah melihatnya dengan mataku sehingga aku bisa mengatakan ini kepadamu," kata Al Mansouri, diakses dari The National, Jumat, 11 Oktober 2019.

Astronot pertama UEA menceritakan peran penting dunia astronomi bagi negara-negara di Timur Tengah.

" Pesan kami benar-benar untuk membuat sosok panutan di negara kami, di wilayah Arab, seperti yang kami lihat (pada sosok) Yuri Gagarin (manusia pertama di luar angkasa)" kata dia.

3 dari 6 halaman

Belajar Bahasa Rusia

Mansouri mengatakan dia berharap warga UEA lain punya kesempatan pergi ke luar angkasa.

" Sekarang misi saya mentransfer pengetahuan dan pengalaman (saya) dari pelatihan saya di Star City ... dan saya berharap mereka akan melakukan lebih baik daripada saya," ucap dia.

Mansouri berangkat dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan dengan roket Soyuz Rusia pada 25 September 2019. Sebelum terbang ke luar angkasa, dia belajar bahasa Rusia.

Dia kembali pada 3 Oktober 2019 setelah melakukan serangkaian percobaan ilmiah di ISS. Setibanya di Bumi Mansouri mengucap syukur.

" Alhamdulillah," kata dia.

4 dari 6 halaman

Saat Penganut Bumi Datar Tantang Astronot Bersumpah

Dream - Seorang warga Malaysia pendukung kelompok Bumi datar menantang seorang astronot negara itu untuk membuktikan bahwa Bumi itu bulat.

Suhaimi Saad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang menghebohkan tentang ukuran matahari dan bulan yang diduga sama.

Sekarang dia menantang astronot Dr Sheikh Muszaphar Shukor untuk bersumpah dengan menyebut nama Tuhan, jika Bumi ini memang berbentuk bulat.

Melalui akun pribadi Facebooknya yang bernama Musos, penyanyi nasyid itu menulis tantangan kepada Dr Muszaphar Shukor.

 Tantangan bersumpah Bumi itu bulat.Tantangan bersumpah Bumi itu bulat. © Facebook Suhaimi Saad

" Saya tantang astronot negara ini bersumpah wallahi, wabillahi, watallahi 'Bumi itu bulat. NASA berkata benar'," tulis Suhaimi di Facebook.

Suhaimi juga berjanji akan berhenti bicara tentang kajian Bumi datar jika Dr Muszaphar Shukor berani menerima tantangannya.

" Kalau beliau berani, saya akan berdakwah kepada kelompok 'Bumi datar' supaya mereka insaf. Tanpa bayaran," tambahnya.

5 dari 6 halaman

Bungkam Saat Disinggung Soal Rute Penerbangan

Seorang netizen maju untuk membuktikan bahwa Bumi itu bulat. Melalui kolom komentar, dia meminta pendapat Suhaimi tentang penerbangan Tokyo ke San Francisco.

 Peta rute penerbangan dunia.Peta rute penerbangan dunia. © Facebook Suhaimi Saad

Dengan bantuan gambar peta rute penerbangan dunia, netizen yang tak disebutkan namanya itu mengatakan, kenapa penerbangan tersebut tidak melintasi benua Afrika dan Eropa.

" Ini gambar peta rute penerbangan dunia. Pertanyaan saya jika Bumi ini datar, kenapa penerbangan dari Tokyo ke San Francisco harus lewat rute yang sudah ditunjukkan? Mengapa tidak lewat saja melalui benua Afrika dan Eropa? Saya ingin jawaban dari kelompok Bumi datar," kata netizen tersebut.

Bukannya menjawab pertanyaan tersebut, Suhaimi malah memblokir akun Facebook netizen itu. Bahkan tindakan memblokir akun 'hater' di Facebooknya itu dianggap sebagai amal ibadah.

 Memblokir akun 'hater' dianggap amal yang dapat pahala.Memblokir akun 'hater' dianggap amal yang dapat pahala. © Facebook Suhaimi Saad

Hingga saat ini, Dr Muszaphar Shukor belum memberikan jawaban atas tantangan untuk bersumpah dari Suhaimi

6 dari 6 halaman

Menantang Netizen Tentang Letak Langit Dunia

Tidak cukup sampai di situ. Suhaimi juga meminta netizen untuk menunjukkan di mana langit dunia seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Mulk.

" Jika Bumi bulat, tolong tunjukkan di mana langit dunia yang Allah sebutkan di dalam Surat Al-Mulk," tulis Suhaimi.

Suami mantan penyanyi Malaysia Ina Naim ini juga mengutip sebuah hadis sahih tentang ibadah malam yang menyebutkan langit dunia.

 Di mana letak langit dunia seperti yang disebut dalam Alquran?Di mana letak langit dunia seperti yang disebut dalam Alquran? © Facebook Suhaimi Saad

Dalam hadis itu, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa Allah turun ke langit dunia.

" Bahkan ketika Nabi dimi'rajkan, Baginda juga menyebutkan tentang langit dunia. Di mana ya? Di utara, timur atau kutub selatan kah? Yang tidak tahu, lebih baik diam saja," kata Suhaimi.

Bagaimana menurut pendapat Sahabat Dream tentang tantangan ini?

(ism, Sumber: Siakapkeli.my)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak