Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Pertengkaran Suami Istri
Dream - Hubungan rumah tangga tak pernah luput dari masalah dan pertengkaran. Terkadang ada saja konflik yang berujung pada rusaknya keharmonisan suami istri.
Pemicunya beragam. Salah satunya yang kerap terjadi adalah perilaku suami yang tiba-tiba berubah, menjadi tergila-gila pada wanita lain. Terkadang orang mengaitkannya dengan yang namanya pelet atau guna-guna orang ketiga.
Pelet sendiri dianggap sebagai ilmu sihir yang bisa mempengaruhi seseorang di bawah sadar untuk menyukai orang lain. Meski sihir dalam Islam diharamkan, namun masih banyak orang yang memanfaatkannya untuk memperoleh apa yang diinginkan. Misalnya, menguasai istri atau suami orang, menghancurkan rumah tangga orang lain, dan lainnya.
Mungkin tidak semua orang percaya dengan adanya ilmu pelet, namun sudah banyak rumah tangga yang rusak diduga akibat pengaruh sihir yang jahat ini.
Orang yang terkena sihir pelet umumnya akan mengalami gejala yang tak wajar. Bagi yang terbiasa bersama, pastilah dia akan mengenali ciri-ciri tersebut. Berikut ini beberapa ciri-ciri seseorang yang terkena pelet, baik laki-laki maupun perempuan:
1. Timbul rasa cinta yang berlebihan sehingga tidak bisa ditahan
2. Selalu terbayang-bayang wajah seseorang yang menyihirnya
3. Keinginan untuk bertemu atau selalu rindu dengan orang memeletnya
4. Sering pusing kepala, terutama jika hasratnya ingin bertemu orang yang memeletnya tidak tersampai
6. Merasa tunduk dan patuh terhadap perintah seseorang yang memeletnya
7. Merasa tidak enak badan, namun rasa itu akan hilang seketika saat berjumpa dnegan orang yang memeletnya
8. Tidak bernafsu terhadap istri atau suaminya sendiri
9. Nafsu makannya hilang saat di rumah, tapi nafsu makannya meningkat ketika menikmati masakan orang yang memeletnya
Upaya penyembuhan bagi seseorang yang terkena sihir pelet tidaklah mudah.
Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengeluarkan pengaruh sihir atau kekuatan pelet dari tubuh si korban.
Setelah kekuatan tersebut hilang, maka harus dilakukan pemulihan dengan memberikan pencerahan pada korban.
Agar lebih mendekatkan diri pada Allah Subhanahu wa Taala sehingga kekuatan jahat tersebut tidak bisa menguasainya kembali.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan seseorang dari pengaruh pelet, yakni dengan melakukan ruqyah pada orang yang terkena pellet.
Atas izin Allah SWT, maka pengaruh sihir pellet akan menghilang dan korban bisa kembali hidup normal kembali.
“ Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut.
Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan,
“ Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.”
Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya.
Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah.
Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka.
Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.” (QS. Al-Baqoroh : 102)
Dari Jabir RA, Rasulullah SAW telah bersabda,
“ Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian dia mengutuskan tenteranya, maka yang paling dekat kedudukannya di antara mereka kepadanya ialah yang paling besar fitnahnya. Salah seorang daripada mereka datang seraya berkata: Aku telah berbuat begini dan begini.
Lalu Iblis berkata: Kamu belum berbuat apa-apa.
Rasulullah SAW bersabda: Kemudian salah seorang daripada mereka datang seraya berkata: Aku tidak meninggalkannya hingga aku telah menceraikannya daripada isterinya.
Rasulullah SAW bersabda: Kemudian Iblis mendekatkannya kepadanya seraya berkata: Ya Kamu (Baik). al-A’masy (perawi) berkata; Aku melihat Rasulullah SAW bersabda; Kemudian dia menjadi pembantu setianya”. (HR. Muslim 5032)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya