Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berbohong atau berdusta masuk dalam perbuatan yang tercela. Karena bohong dapat menjadi fitnah yang membawa kerugian.
Dewasa ini, mungkin kerap kita dengar orang yang menyampaikan kebohongan namun dalam konteks bercanda. Ini dimaksudkan agar candaan dapat membuat banyak orang tertawa.
Lantas, apakah hal ini dibenarkan dalam sudut pandang ajaran Islam?
Dikutip dari laman rumaysho.com, berbohong jelas tidak diperbolehkan. Apalagi jika dilakukan dalam konteks bercanda.
Dalam kitab Al Mawsu'ah Al Fiqhiyyah disebutkan, " Berdusta saat bercanda tetap haram sebagaimana berdusta dalam keadaan lainnya."
Dalam hadis riwayat Thabrani dishahihkan oleh Al Albani, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
" Aku juga bercanda namun aku tetap berkata yang benar."
Sementara dalam riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, dari Bahz bin Hakim menyatakan ayahnya menceritakan pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
" Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia."
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama