Waduh! 19% Warga Bogor Percaya Covid-19 Hanya Konspirasi

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 5 Desember 2020 12:00
Waduh! 19% Warga Bogor Percaya Covid-19 Hanya Konspirasi
Sampai-sampai Bima Arya yang terpapar Covid-19 dianggap rekayasa

Dream - Survei terhadap warga Kota Bogor terkait fenomena virus Covid-19 ternyata memperlihatkan hasil mengejutkan. Terungkap jika masih ada sebagian kecil warga Kota Hujan ini yang percaya wabah Covid-19 hanya sebuah konspirasi.

Data yang diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto itu mengutip hasil survei yang dilakukan Pemkot Bogor bersama LaporCovid19.org.

" Survei yang kita lakukan bersama Laporcovid ada 19 persen warga Bogor yang percaya Covid-19 teori konspirasi," katanya dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat 4 Desember 2020.

Bima melaporkan sebanyak 29 persen warga Bogor percaya Covid-19 adalah fenomena nyata. Sementara 50 persen warga di wilayah binaannya berada pada kategori percaya dan tidak dengan Covid-19.

" Ini yang bahaya. Kalau dalam politik ini namanya swing voters," ujar dia.

 

1 dari 4 halaman

Masyarakat Percaya 4 Sumber

Menurut Bima Arya, warga Bogor percaya Covid-19 berdasarkan informasi dari empat sumber. Yakni, dokter, tokoh agama, pejabat dan artis.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menceritakan, dirinya dinyatakan terpapar Covid-19 pada 19 Maret 2020. Saat berjuang melawan Covid-19, warga Bogor sempat mengira dirinya berpura-pura terserang virus Sars-Cov2.

" Setelah saya sembuh mulai ada yang nanya begini 'Kang, waktu itu benar sakit? Banyak yang percaya wali kota pura-pura saja, settingan'," tutur Bima Arya. 

2 dari 4 halaman

Bima Arya Ungkap Kisah Masa Sulit Saat Terkena Covid-19 ke Wali Kota Bengkulu

Dream - Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengapresiasi kesabaran Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam menghadapi Covid-19. Mereka bertatap muka dalam tayangan live yang disiarkan Sabtu pekan lalu.

" Saya apresiasi kesabaran Wali kota Bogor saat dinyatakan positif Covid-19, dengan tegar dan sabar bisa melewati itu semua dengan baik. Ini menunjukkan bahwa wabah ini bukanlah virus yang mematikan dengan sembuhnya ia dari virus ini," ujar Helmi, dilansir dari Merdeka.com.

Dalam siaran langsung itu, Helmi Hasan menanyakan kondisi Bima Arya saat ini. Wali Kota Bogor itu juga berbagi kisah saat dirinya positif mengidap Covid-19.

" Saat dinyatakan positif Covid – 19, saya sangat terkejut, kaget begitu. Tapi kan kagetnya tidak boleh lama-lama. Kemudian saya mencoba tenang dan bersabar dengan meyakinkan istri dan anak-anak dengan bersabar semoga saya bisa melewati semua ini," ujar Bima.

Bima Arya berserah diri ketika berjuang melawan penyakitnya. Ia yakin bahwa semua ini merupakan cobaan dari Allah SWT.

3 dari 4 halaman

Hal yang Dirasakan

Dalam bincang-bincang tersebut, Bima Arya juga memaparkan fase yang dilewatinya selama menjadi pasien Covid-19. Ia diisolasi di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat.

" Pada fase pertama saya merasakan batuk, tidak nyaman pada tenggorokan, lemas, hingga kehilangan nafsu makan menjadi gejala yang saya alami," ungkap Bima.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan, kondisi tubuh Bima berangsur pulih. Nafsu makannya mulai membaik sehingga ia bisa melahap sayuran dan semua makanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

 

4 dari 4 halaman

Hikmah yang Diambil

Bima juga berpesan agar tetap bersabar dalam melewati ujian. Menurutnya, ada dua ujian yang sedang dihadapi umat manusia saat ini.

" Dari wabah Covid -19 kita diberikan ujian, ujian yang pertama ialah keimanan. Dengan kejadian semua ada hikmahnya, ini ujian bagi kita agar kita bisa semakin mendekatkan diri, seraya memohon agar Tuhan memberi kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Yang kedua ialah ujian kesehatan dengan adanya wabah ini kita dapat berikhtiar dengan menerapkan pola hidup sehat, " ujarnya.

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Bima juga belajar untuk terus menerapkan pola hidup sehat. Ia membiasakan diri untuk berjemur dan mengonsumsi makanan sehat.

 

 

Beri Komentar