8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. (Foto: Freepik.com)
Dream – Presiden Jokowi meminta agar tahapan vaksinasi booster untuk masyarakat umum bisa digelar pada tahun 2022. Saat ini vaksinasi booster baru diwajibkan kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk menjaga tingkat imunitas terhadap Covid-19.
" Untuk vaksin booster, arahan bapak presiden tadi, diharapkan bisa dilaksanakan di awal tahun depan," ungkap Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers PPKM secara virtual, Senin, 18 Oktober 2021 dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Airlangga mengungkapkan presiden telah meminta jajaran menteri terkait untuk segera mempersiapkan skema vaksinasi Covid-19 ketiga tersebut. Tak hanya bagi penerima bantuan iuran (PBI), skema juga harus sudah dipersiapkan untuk non-PBI.
" Jadi diminta untuk dipersiapkan mekanismenya yang berbasis PBI dan non-PBI," katanya.

Lebih lanjut, Airlangga juga menambahkan upaya vaksinasi akan terus digencarkan pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya gelombang ketiga pandemi Covid-19. Upaya itu dilakukan berbarengan dengan menambah ketersediaan dosis vaksin.
" Terkait kesiapan tentunya akan dipersiapkan dengan protokol dan menambah vaksin coverage, vaksin diperluas," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, per 18 Oktober 2021, vaksinasi di Indonesia sudah mencapai 172 juta dosis atau hampir 52 persen dari target.
Sebanyak 108 juta rakyat sudah mendapat vaksinasi dosis pertama. Sementara 63 juta orang sudah mendapatkan akses vaksinasi lengkap atau dosis kedua.
Ia mengatakan, Indonesia sudah mampu mencapai target vaksinasi dua juta suntikan per hari selama enam hari di bulan September dan Oktober.
“ Sesuai arahan presiden, kita sudah menembus angka 2 juta suntikan per hari selama enam hari,” terangnya.
Menkes Budi juga menambahkan, dengan laju vaksinasi tersebut diperkirakan akhir tahun bisa mendekati target 300 juta suntikan. Yaitu 168 juta rakyat sudah mendapat vaksin dosis pertama dan 122 juta orang aka mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua.
“ Dengan laju seperti ini diperkirakan sampai dengan akhir tahun kita bisa mendekati 300 juta suntikan, dan 168 juta rakyat sudah disuntik dari target 208 juta atau 8,5 persen sudah mendapat dosisi pertama,” katanya.
“ Perkirakan dosis kedua bisa menyentuh angka 122 juta orang atau sekitar 59 persen dari target populasi 208 juta orang,” imbuhnya.
Menkes mengingatkan agar dipercepat di ibukota dan provinsi yang masih rendah angka vaksinasi Covid-19. Terlebih bagi daerah-daerah yang padat penduduk serta daerah yang akan mengadakan acara besar seperti di Mandalika.
“ Agar dipercepat ibukota provinsi yang vaksinasinya masih rendah, dan kota padat penduduk, serta yang akan mengadakan acara besar,” pungkasnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi