Contoh Sunah Rasulullah, Masjid Ini Tampung Tuna Wisma dan Imigran Semua Agama

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 23 Februari 2021 09:00
Contoh Sunah Rasulullah, Masjid Ini Tampung Tuna Wisma dan Imigran Semua Agama
Masjid ini menjadi rumah para tuna wisma dan imigran menghadapi musim dingin yang keras.

Dream - Sebuah masjid di Prancis menunjukkan betapa indahnya ajaran Islam. Masjid tersebut menyediakan tempat hingga menjadi rumah bagi para tuna wisma dan imigran dengan beragam latar belakang agama.

Masjid Mantes Sud di Yvelines, 50 kilometer di barat Paris menyediakan tempat tidur yang memadai untuk para tuna wisma dan imigran saat menghadapi musim dingin yang keras. Didukung Asosiasi As Suffa, masjid itu juga menyediakan makan untuk mereka yang membutuhkan.

Seorang imigran asal Nepal, Ishwor, mengaku tak akan pernah lupa akan kebaikan para Muslim. Mereka membukakan pintu masjid agar Ishwor dapat berlindung di tengah musim dingin.

" Umat Islam menjamu kami. Saya sangat senang bisa dijamu di tempat terhormat seperti ini," ujar Ishwor, dikutip dari Anadolu Agency.

 

1 dari 2 halaman

Mencontoh Masjid di Era Rasulullah

Ketua Asosiasi Masjid, Abdelaziz el Jaouhari, mengatakan Masjid Mantes Sud dibangun pada 2015 dan berfungsi sebagai tempat ibadah, pusat ilmu pengetahuan, dan kegiatan sosial. Saat masjid dibangun, panitia mengingat peran masjid di masa Rasulullah Muhammad SAW.

" Masjidnya (Nabi Muhammad) memiliki 3 fungsi utama. Menyatukan orang, memungkinkan mereka memperoleh ilmu, dan memberikan dukungan sosial," ucap Jaouhari.

Masjid ini memiliki dua lantai. Ke depan, akan memiliki lantai ketiga yang difungsikan sebagai pusat ilmu dan pendidikan.

" Kami ingin mengikuti sunah Nabi Muhammad," terang Jaouhari.

" Kami menyediakan tempat penampungan darurat untuk para tunawisma sepanjang tahun. Kami membuka pintu masjid tidak hanya untuk Muslim tetapi semua orang yang mengetuk pintu kami," kata dia.

 

2 dari 2 halaman

Dibantu Banyak Relawan

Jaouhari mengatakan masjid mendapat dukungan dari banyak pihak setelah viral di media sosial. Banyak orang menawarkan diri menjadi relawan di masjid membantu mereka yang membutuhkan, sementara yang lain mengirimkan bantuan materi.

Salah satu relawan asal Aljazair, Aisha Bendoukha, mengatakan dia datang ke masjid setiap hari Sabtu sebagai relawan dan membantu pekerjaan amal. Setiap hari, kata Aisha, masjid menyajikan makanan untuk lebih dari 150 orang.

" Begitulah cara kami mengubah dunia setiap hari," kata dia.

Relawan lainnya, Khedima Kadgam, mengatakan jumlah relawan di masjid terus meningkat. Setiap hari, selalu ada orang yang menawarkan diri menjadi relawan.

" Ide menjadi berguna bagi seseorang memberi kami kekuatan dan motivasi," ucap Khedima.

Beri Komentar