Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Proses Pemindahan Masjid Eyyubi Di Hasankyef (Hurriyetdailynews.com)
Dream - Umumnya, bangunan apapun yang ada di lokasi proyek harus ditiadakan. Lebih seringnya dirobohkan, meski bangunan tersebut mengandung nilai sejarah.
Tetapi, hal ini tidak terjadi pada Masjid Eyyubi di kota kuno Hasankeyf, Provinsi Batman, Turki. Masjid yang sudah berusia 610 tahun ini dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, bukan dirubuhkan.
Tentu sangat berisiko memindahkan bangunan yang usainya sudah enam abad ini. Para pekerja pun harus sangat hati-hati agar masjid tersebut tidak rusak sedikitpun.

Dikutip dari Hurriyet Daily News, Pemerintah Kota Hasankyef membangun bendungan di Sungai Tigris untuk proyek irigasi. Masjid bersejarah itu harus dipindah sebelum pintu air bendungan baru itu dibuka agar tidak terendam.
Bangunan yang ada di sekitar masjid telah dihancurkan untuk memudahkan relokasi. Masjid ini pun dibagi menjadi tiga bagian agar bisa dipindah secara aman.
Dua bagian kecil masjid telah dipindahkan ke Taman Budaya Hasankyef menggunakan alat berat awal 2018. Sementara bangunan utama masjid dengan berat mencapai 2.500 ton mulai dipindahkan pada 29 Desember 2018.

Selain masjid, seluruh artefak peninggalan masa lalu turut dipindahkan secara bertahap. Jika proses relokasi dinyatakan selesai, pintu air akan dibuka dan membanjiri lokasi lama dari situs kota kuno Hasankyef.
" Pekerjaan terus dilakukan agar artefak tidak rusak karena air. Seluruh artefak kuno akan bersatu di Tamah Budaya dekat kawasan pemukiman baru," ujar Wali Kota Hasankyef.
Beberapa artefak yang turut dipindahkan seperti Kuil Zeynel Bey yang berusia 650 tahun, Imam Abdullah Zaviye (mushola kecil Imam Abdullah), Artkulu Bath, dan Orta Kapi.
Hasankyef dinyatakan sebagai area konservasi budaya sejak 1981. Di sana terdapat banyak sekali peninggalan kuno, termasuk salah satunya benteng Bizantium.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya