Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Baznas Bekerja Sama Dengan Tim Pembuat Aplikasi Gotong Royong (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Seiring perkembangan teknologi, masyarakat tak pelu lagi susah berdinasi. Masyarakat saat ini bahkan bisa berdonasi tanpa menggunakan uang, hanya cukup melihat iklan saja.
Inovasi ini dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang bekerja sama dengan laman buatan mahasiswa Universitas Indonesia, GotongRoyong.in.
" Masyarakat bisa melakukan donasi bantuan dengan mudah tidak perlu menggunakan uang," ujar Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta, di kantornya, Jakarta, Jumat 4 Januari 2018.
CEO GotongRoyong.in, M Radhiyan Pribadi, mengatakan, laman ini muncul dari kegelisahnnya melihat masyarakat yang ingin berdonasi, namun tidak memiliki uang. Sebagai solusi, kata dia, masyarakat cukup dengan menonton iklan yang ada di portalnya.
" Ini donasi cukup dengan nonton iklan tanpa uang. Cukup kuota (internet) atau WiFi," ucap Radhiyan.
Radhiyan menjelaskan, jika ingin berdonasi di GotongRoyong.in, cukup log in menggunakan akun Facebook atau Google.

Pembuat aplikasi Gotong Royong (Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
" Donasinya itu nilainya beda-beda. Itu ditentukan oleh yang punya iklan. Dan enggak ada ketentuan. Bebas mau nonton berapa kali pun masuk dalam hitungan berdonasi. Misalnya lima kali nonton, donasi satu susu," kata dia.
Sebagai pemrakarsa kerjas sama dengan Baznas, GotongRoyong.in memberikan sumbangan 1001 sabun untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala dan 1001 susu gratis untuk anak-anak yang menjadi korban tsunami di Banten dan Palu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya