Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wahid Zaenanda Saat Diperiksa Tim Medis (Foto: Radartegal.com)
Dream - Setelah sempat menjadi sorotan publik, Wahid Zaenanda, remaja autis pemilik berat badan 180 kg akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Senin 26 September kemarin.
Sebelum meninggal, Wahid sempat menjalani perawatan di RSUD Kardinah Kota Tegal. Ia mendapat penanganan khusus dari tim medis terkait penyakit obesitasnya.
Namun, ternyata Tuhan berkehendak lain. Wahid tutup usia, meski tim dokter sudah berupaya semaksimal mungkin.
Ibunda Wahid, Winarni (46 tahun) mengatakan, malam sebelum meninggal anaknya mengeluh sakit di bagian perut bawah. Namun saat itu masih terlihat tidak begitu parah.
© Dream
" Wahid masih sempat ketawa-ketawa, namun memang kelihatan ada yang seperti ditahan," kata Winarni.
Wakil Direktur RSUD Kardinah Bidang Pelayanan, drg Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, tim dokter sudah berbuat maksimal menangani Wahid. Semua langkah penanganan medis juga telah dilakukan sesuai prosedur.
© Dream
Sementara terkait penyebab meninggalnya Wahid, Agus menyatakan, indikasinya karena penyumbatan jalan napas saat tidur.
Karena itu, tak ada yang mengetahui saat almarhum meninggal. (Sah)
(Sumber: fajar.co.id)
© Dream
Dream - Beberapa waktu lalu, publik sempat dihebohkan dengan pemberitaan mengenai remaja asal Tegal penderita obesitas bernama Wahid Zaenanda (19 tahun). Tak dinyana, kini ABG penderita autis berbobot tubuh 180 kg itu telah berpulang.
Isak tangis keluarga mengiringi kepergian Wahid. Sebelum dibawa ke tempat pemakaman umum, jenazah remaja itu disholatkan oleh warga sekitar tempat tinggalnya.
Namun yang menjadi perhatian, jenazah Wahid disholatkan tanpa dibawa masuk ke dalam rumah duka, melainkan di mobil ambulans. Lantaran warga agak kesulitan memindahkan jenazah.
© Dream
Usai disholatkan, jenazah Wahid kemudian dibawa ke TPU Cleret di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal. Seperti saat dievakuasi ke rumah sakit, diperlukan belasan orang dewasa untuk menggotong peti jenazah Wahid.
Saat peti jenazah akan diturunkan ke liang lahat pun, warga menggunakan tali untuk memudahkan prosesi pemakamannya.
© Dream
Prosesi pemakaman dihadiri sanak saudara, keluarga, warga dan sejumlah pihak yang ikut bersimpati dengan kondisi Wahid. Termasuk Wakil Walikota Tegal, HM Nursoleh.
Terkait meninggalnya Wahid, Walkot Tegal mengatakan, kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran bagi para orangtua. Jika mendapati anaknya dalam kondisi sakit, jangan segan untuk membawanya ke rumah sakit.
" Jangan sampai hal ini terulang di kemudian hari. Jangan sampai setelah parah, baru dibawa karena penanganannya tidak akan berjalan maksimal," katanya.
(Sumber: radartegal.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya