Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Lebih Dari 300 Rusa Kutub Mati Hampir Secara Bersamaan (Foto: AP)
Dream - Peristiwa mengerikan terjadi pada pucuk sebuah gunung di Norwegia bagian tengah. Lebih dari 300 rusa kutub (reindeers) mati hampir secara bersamaan akibat disambar petir.
Badan Lingkungan Hidup Norwegia telah merilis gambar rusa-rusa malang itu. Terlihat, tumpukan bangkai rusa yang tersebar di sebuah dataran kecil Pegunungan Hardangervidda.
BLH Norwegia menyatakan, 323 ekor rusa mati, termasuk 70 anaknya, akibat terjebak badai petir pada hari Jumat pekan lalu.
Juru bicara BLH Norwegia, Kjartan Knutsen, mengatakan, bukanlah hal luar biasa jika rusa atau satwa liar lainnya mati akibat disambar petir.
Tetapi kejadian di Hardangervidda adalah satu kejadian yang luar biasa dan sangat bahaya."Kami tidak pernah berhadapan dengan angka sebanyak itu sebelumnya," katanya, Senin.
© Dream
Dia mengatakan, rusa kutub memang cenderung berdiri sangat dekat satu sama lain dalam kondisi cuaca buruk. Inilah yang dapat menjelaskan bagaimana begitu banyak rusa terbunuh sekaligus.
"Saya tidak tahu ada berapa kilat yang menyambar," katanya. "Tapi kejadian ini (tampaknya) terjadi dalam satu waktu (serentak)."
Knutsen mengatakan, pihaknya sekarang tengah membahas langkah-langkah apa yang harus dilakukan terhadap ratusan bangkai hewan ini. Biasanya, mereka hanya akan ditinggalkan begitu saja di tempatnya sampai proses alami terjadi.
© Dream
Adalah satu kelaziman pada saat perubahan musim, ribuan rusa kutub bermigrasi melintasi dataran tandus Hardangervidda.
Menurut Norwegian Wild Reindeer Centre, dataran tinggi Hardangervidda, yang sebagian besarnya membentuk taman nasional, adalah destinasi wisata populer untuk kegiatan luar dan merupakan habitat bagi sekitar 10.000 rusa kutub.
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan