Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Jika tak terpaksa, begadang memang perlu dihindari. Kebiasaan terjaga di larut malam memang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan.
Ada sebagian dari kita yang memang harus begadang. Terlebih mereka yang bekerja di bidang berkaitan dengan malam seperti petugas keamanan, polisi, atau beberapa pedagang pasar tradisional.
Begadang juga pernah dirasakan para pekerja kantoran mesti tak serutin profesi tadi. Saat pekerjaan menumpuk dan tak kunjung selesai, para pegawai ini biasanya harus bekerja ekstra waktu bahkan sampai dini hari.
Di sisi lain, ada pula sebagian dari kita yang terbiasa begadang untuk ibadah. Mereka tidur lebih awal dan bangun di tengah malam untuk sholat maupun mengaji.
Agar selalu diberikan kesehatan dari kebiasaan begadang, dianjurkan membaca doa ini.

Allahummasyfini minan naumi biyasirin, warzuqni saharan fi tho'atika.
Artinya,
" Ya Allah, sembuhkan (sehatkan) aku karena sedikit tidur, dan berilah aku rezeki tidak tidur di waktu malam untuk taat kepada-Mu."
Dream - Makanan memegang peranan penting dalam kehidupan. Tak hanya sumber energi, makanan juga berpengaruh terhadap sifat dan watak seseorang.
Ketika kenyang, orang cenderung berperilaku tenang. Sebaliknya, orang bisa berbuat melampaui batas apabila kelaparan.
Rasa lapar dapat memicu orang untuk berbuat apapun. Bahkan bisa jadi seseorang sampai berbuat jahat
Demi mengusir rasa laparnya seseorang bisa sampai mencuri, perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam.
Rasulullah Muhammad SAW mengingatkan agar umatnya berhati-hati dan tidak menganggap remeh rasa lapar. Karena lapar dapat menjadi pemicu kejahatan.
Rasulullah juga mengajarkan sebuah doa untuk berlindung dari rasa lapar.

Allahumma ini audzubika minal ju'i fa innahu bi'sad dhaji'. Wa audzubika minal khiyanati fainnaha bi'satil bithanah.
Artinya,
" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena ia merusak lambung, dan aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan khianat, karena ia merusak kepribadian."
Dream - Sakit memang beragam jenisnya. Ada yang ringan, ada pula yang berat dan sulit disembuhkan.
Mengidap penyakit berat tentu bukan hal diinginkan setiap orang. Tetapi, kita tetap harus menerima apa yang terjadi.
Dewasa ini, dunia tengah dibuat heboh dengan wabah pneumonia, penyakit radang paru-paru yang dipicu virus corona. Penyakit ini berpotensi menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Tentu, setiap orang harus berusaha dan bersemangat agar bisa sembuh. Kita tidak boleh berputus asa.
Ketika mengalami sakit keras yang sulit disembuhkan, seperti pneumonia misalnya, dianjurkan untuk membaca doa ini. Doa ini diambil dari hadis riwayat Imam Bukhari.

Allahumma ahyiny ma kanatil hayatu khairan li, wa tawaffani ma kanatil wafatu khairan li
Artinya,
" Ya Allah, hidupkanlah aku seandainya hidupku akan menjadi kebaikan bagiku. Dan matikanlah aku seandainya matiku itu menjadi kebaikan bagiku."
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

