6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dubes Australia Untuk Indonesia Gary Quinlan (Foto: Twitter/@DubesAustralia)
Dream - Duta Besar Australia, Gary Quinlan, memuji capaian Indonesia dalam menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Gary berkunjung langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan melihat suasana pencoblosan.
" Mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara di Jakarta pagi ini. Kagum dengan besar pelaksanaan antusiasme para pemilih," kata Gary, Rabu lalu.
Mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara di Jakarta pagi ini. Kagum dengan besarnya pelaksanaan dan antusiasme para pemilih. pic.twitter.com/kUfDThe17C
— Gary Quinlan (@DubesAustralia)April 17, 2019
Pemilihan di Indonesia, kata Gary, sebagai salah satu pemilu paling besar dan kompleks di dunia. Sebab, dengan wilayah yang luas dan jumlah pemilih mencapai ratusan juta jiwa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menyelesaikan proses pencoblosan dalam satu hari.
Gary memberi selamat kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas kesuksesan pemilu 2019. Dia menyebut, pemilu Indonesia berjalan damai.
" Ini adalah pencapaian bagi demokrasi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global. Warga Australia mengagumi hal ini," ucap dia.
Congratulations to the government and people of Indonesia for the successful and peaceful elections today - the largest and most complex national elections in a single day ever held anywhere. pic.twitter.com/bdNq7PHTT4
— Gary Quinlan (@DubesAustralia)April 17, 2019
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
