Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Surat Suara
Dream - Peselanjcar media sosial ramai membicarakan potongan gambar hitung cepat atau quick count. Dalam foto tersebut terlihat perolehan suara Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengungguli Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
Hitung cepat yang menampilkan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consultan (SMRC) itu tertulis 44,64 persen untuk paslon 01 dan 55,34 persen untuk paslon 02. Tak lama perolehan itu berubah jadi 55,34 untuk 01 dan 44,64 untuk 02.
Kesalahan juga tampak dalam rilisan survei LSI Denny JA. Paslon 01 mendapat 44,61 persen dan paslon 02 mendapat 55,39 persen.
Peneliti LSI Denny JA, Ade Mulya mengatakan, tak ada kesalahan dalam sampling LSI dan kesengajaan dari Indosiar.
Kesalahan yang muncul di tayangan itu terjadi karena adanya kekeliruan manusia. Kesalahan data itu kemudian diperbaiki.
" Kemarin itu full karena kesalahan teknis. Mungkin saat itu hectic karena data baru masuk. Kita kirim berupa coding, mungkin tertukar karena human error. Hanya tertukar begitu saja," kata Ade, dilaporkan Merdeka.com, Kamis, 18 April 2019.
Menurut Ade peristiwa itu terjadi pada pukul 15.00 WIB.
Ade menegaskan hitung cepat yang dibuatnya menggunakan metode yang dapat dipertanggungjawabkan. LSI Denny JA menetapkan margin of error hitung cepat ini sebesar 1 persen.
" Tidak boleh margin of error-nya lebih dari 1 persen. Kita nggak boleh main-main dengan quick count," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya