Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Fenomena Blood Moon (Metro.co.uk)
Dream - Pada salah satu malam pekan ini, bulan akan berwarna merah darah. Kejadian fenomenal tersebut dikenal sebagai `Blood Moon`.
Gerhana bulan total tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu malam dan akan terlihat di langit Amerika Utara, Asia dan Australia.
Gerhana yang terjadi pada Sabtu ini adalah yang ketiga dari serangkaian empat bulan darah tahun ini yang disebut Tetrad. Bulan darah keempat atau yang terakhir diperkirakan akan terjadi pada 28 September.
Dan menurut salah satu pendeta Amerika Serikat, Tetrad sudah dituliskan dalam Alkitab dan merupakan sinyal bahwa akan ada kejadian yang mengubah dunia dalam waktu dekat.
Namun para ilmuwan NASA segera membantah dengan mengatakan bahwa perubahan warna merah dari gerhana bulan total adalah fenomena alam biasa.
Blood Moon atau bulan darah terjadi saat bulan melewati bayangan Bumi. Bayangan tersebut dikenal sebagai umbra yang terjadi akibat sinar Matahari terhalang Bumi.
Sinar Matahari kemudian tersebar ke berbagai arah di atmosfer dan saat mengenai bulan, mengubahnya menjadi berwarna merah. Dari peristiwa itulah kemudian bulan seperti berwarna merah darah.
Sementara Tetrad terjadi hanya beberapa kali setiap 2.000 tahun. Para pengamat bintang harus cepat-cepat mempersiapkan peralatannya, karena NASA mengatakan Blood Moon hanya akan berlangsung lima menit di AS.
Yang paling beruntung adalah warga di kawasan Australia, Jepang, China dan Asia Tenggara yang dapat menyaksikan bulan darah selama 12 menit, mulai pukul 7.54 am EDT atau 18.54 WIB.
(Ism, Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya