Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ikan Raksasa Yang Terdampar Di Sungai Ciliwung
Dream - Masyarakat Bogor dihebohkan oleh penemuan seekor ikan berukuran raksasa pada Minggu 29 November 2015. Ikan yang besarnya seukuran tubuh orang dewasa itu terdampar di aliran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Ikan yang panjangnya sekitar 2 meter itu tersangkut di bebatuan Kali Ciliwung, tepat di bawah jembatan. Warga yang penasaran berbondong ke pinggir kali. Meriung ingin menyaksikan ikan itu dengan mata kepala sendiri.
Tak hanya warga di sekitar kali. Banyak pula pengendara sepeda motor dan mobil yang ikut menepi untuk melihat ikan itu. Semua bertanya-tanya, ikan apa gerangan. Mungkin baru kali ini mereka melihat ikan di kali itu dengan ukuran super jumbo.
Ikan tersebut merupakan jenis Arapaima Gigas. Ikan ini banyak hidup di Sungai Amazon, Amerika Selatan. Kok bisa sampai ke Kali Ciliwung? Usut punya usut, ikan tersebut berasal dari tempat wisata Sumber Karya Indah (SKI) Tajur, Bogor.
Ikan itu sebelumnya ditemukan mati mengambang di kolam, lalu dibuang ke aliran Sungai Katulampa hingga akhirnya terdampar di aliran Ciliwung.
Pengelola SKI Tajur sementara ini belum mengetahui penyebab kematian ikan langka ini. Koleksi ikan Arapaima Gigas sendiri di SKI Tajur hanya berjumlah 15 ekor. Ikan tersebut didatangkan langsung dari Sungai Amazon, Brasil.
Sementara itu, pasca penemuan, warga Bogor akhirnya kembali menghanyutkan bangkai ikan raksasa itu karena sudah berbau busuk.
(Berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya