Hendak Lepas Landas dari Bali, Pesawat Pangeran Saudi Rusak

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 6 Maret 2017 14:59
Hendak Lepas Landas dari Bali, Pesawat Pangeran Saudi Rusak
Apa masalahnya?

Dream - Pangeran Mansour bin Abdulaziz al-Saud ‎bersama empat rombongannya, hari ini, bertolak kembali ke negara asalnya, Arab Saudi. Namun, sesaat hendak take off (lepas landas), pesawat Pangeran Mansour mengalami kerusakan.

" Ya, tadi begitu ceritanya (pesawat mengalami technical problem). Pukul 11.57 WITA pesawat return to apron. Due to technical reason‎," kata Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Senin 6 Maret 2017.

Setelah mengalami penanganan, Arie menjelaskan, pesawat akhirnya take off pukul 13.25 WITA. " Sudah berangkat pukul 13.25 WITA," jelasnya.

Pangeran Mansour dijadwalkan terbang meninggalkan Bali menuju negara asalnya pukul 12.00 WITA. Namun, pesawat tipe Gulfstream 650, dengan nomor registrasi VQ-BAH tujuan Arab Saudi itu mengalami masalah.

Pangeran Mansour kembali ke negara asalnya bersama empat rombongannya, yakni Shareef Ahmed al-Abusareer, Sultan Ali Abdullah Aidaros, Faisal Ahmed Albaihani, dan‎ Nabil bin Abdelaziz.

Pukul 11.20 WITA Pangeran Mansour dan rombongan tiba di terminal keberangkatan Bandara Ngurah Rai.‎ Selanjutnya, pukul 11.37 WITA pangeran Mansour beserta rombongan masuk ke dalam pesawat.

Namun, lantaran mengalami gangguan, Pangeran Mansour dan rombongan tertahan di dalam pesawat selama mendapat penanganan teknis.

(Laporan: Berry Putra, Bali)

1 dari 4 halaman

Cerita di Balik Tangga Eskalator Raja Salman Mendadak Rusak

Dream - Tangga eskalator milik Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud‎ rusak saat hendak digunakan. Alhasil, Raja Salman turun menggunakan Invalid Passenger Lift (IPL) milik PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Airport Service.

Deputi Direktur Operasional PT JAS, Subiyono mengaku tak mengetahui persis sejauh mana kerusakan tangga eskalator milik Raja Salman. Yang pasti, tangga seberat 15 ton itu telah dipersiapkan dengan baik sebelum digunakan.

‎" Mereka (pihak Arab Saudi) juga yang menyiapkan alat untuk menurunkan tangga eskalator tersebut. Tapi, beberapa hari dan beberapa jam sebelum digunakan tangga itu tidak berfungsi dengan baik. Kita belum tahu kerusakannya seperti apa," kata Subiyono saat memberi keterangan resmi, Minggu 5 Maret 2017.

Raja Salman di Bali© Berry Putra

Kerajaan Arab Saudi pun meminta menyiapkan IPL sebagai alternatif. IPL itu alat untuk mengeluarkan dan memboardingkan penumpang dengan kebutuhan khusus, seperti sulit berjalan atau sedang sakit.

" Kemarin waktu dipakai suasana di dalam kabin IPL sudah baik. Kami selaku ground handling yang ditunjuk sudah menyediakan peralatan yang standar untuk mengantisipasi," kata dia.

Ia melanjutkan, begitu Raja Salman berada di IPL, tangga eskalator milik Raja Salman bisa difungsikan kembali seperti sedia kala.

Satu Permintaan Protokoler Raja Salman yang Sulit Dipenuhi© MEN

General Manager Area II PT JAS, Hery Lukmanto menambahkan, sesuai prosedur tetap (protap), dua jam sebelum dipakai tangga eskalator milik Raja Salman telah dicoba.

" Dua jam sebelum dipakai dites dan tidak ada masalah. Begitu oke, diparkir tidak jauh dari pesawat. Saat landing, eskalator harus siap di dekat pesawat. Saat dicoba starter tidak bisa," kata Hery.

(Laporan Berry Putra, Bali)

2 dari 4 halaman

Romo Gereja Katolik Bali Bikin Raja Salman Kaget, Kenapa?

Dream - Raja Salman telah tiba di Bali sejak kemarin sore pukul 17.53 WITA di Bandara Ngurah Rai. Begitu tiba di bandara, ia disambut berbagai pihak mulai Menteri Pariwisata, Kapolda Bali, Gubernur Bali, Pangdam IX Udayana dan sejumlah tokoh lintas agama.

Begitu tiba, Raja Salman menyalami mereka satu persatu. Namun, Raja Salman nampak kaget begitu menyalami perwakilan dari Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Romo Evensius Dewantara‎. Raja Salman sempat tertegun. Perbincangan antara mereka pun terjadi.

Romo Venus, sapaan karib Romo Evensius Dewantara menjelaskan, saat penyambutan formasi para penyambut sudah diatur sedemikian rupa. Romo sendiri sudah mempersiapkan diri.

Romo Evensius Dewantara© Berry Putra

" Saya sudah mempersiapkan diri jika saya akan memberikan sesuatu ke beliau (Raja Salman). Saya ucapkan ahlan wasahlan Ya Malik kepada beliau begitu menyalami saya," kata Romo Venus‎, di Nusa Dua, Minggu 5 Maret 2017.

Raja Salman heran. Langkahnya terhenti di hadapan Romo Venus. " Dia heran. Dia lihat saya terus. Lalu dia sentuh jubah saya tepat di dada. Dia lalu bilang 'Anda Katolik ya'," kata Romo Venus menceritakan perbincangannya dengan Raja Salman.

Saat pertemuan itu...

3 dari 4 halaman

"Heran, Kok Bisa Ngomong..."

Pertemuan itu, Romo Venus melanjutkan, berlangsung begitu singkat hanya sekitar tiga menit. Tak ada perbincangan lanjutan antara dirinya dengan Raja Salman. Namun, katanya, terpancar raut muka kaget tetapi bahagia terhadap Romo Venus.

" Mungkin Raja Salman heran, kok bisa ngomong bahasa Arab. Saya tidak menyangka raja kaget dengan saya. Saya sendiri begitu senang bisa bertemu raja," katanya.

Romo Venus merupakan pastor Paroki di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa di kompleks Puja Mandala Nusa Dua. Di kompleks tersebut, selain berdampingan dengan masjid, gereja juga berdampingan dengan empat rumah ibadah lainnya.

Romo Venus merupakan alumnus universitas di Kairo. Ia mengambil jurusan spesialisasi Islamologi selama 1 tahun pada 2002 hingga 2003.‎ Setelah itu, Romo Kembali lagi untuk memperdalam pendidikan Islamologinya selama dua tahun.

(Laporan: Berry Putra, Bali)

4 dari 4 halaman

Terungkap! Alasan Raja Salman Pilih Bali untuk Berlibur

Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud tengah berlibur di Bali. Bersama rombongannya, orang nomor satu di Jazirah Arab itu tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 17.53 WITA, Sabtu 4 Maret 2017.

Ternyata, ada alasan khusus mengapa Raja Salman memilih Bali sebagai lokasi melepas penat. Rupanya, Raja Salman sangat menyukai pantai. Hal itu dikatakan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Usamah bin Abdulah Asyuaibi di Nusa Dua.

Lantaran menyukai pantai, Usamah meyakinkan jika Raja Salman kemungkinan besar akan menikmati keindahan pantai Bali.

Raja Salman di Bali© Berry Putra

" ‎Yang Mulia sangat menyukai laut. Kemungkinan besar Yang Mulia akan lebih banyak menikmati laut Bali," jelas Usamah.

Meski Indonesia terdiri dari kepulauan yang banyak memiliki pantai indah, namun eksotisme pantai di Bali membuat Raja Salman ingin menikmatinya.

" Alasannya karena pulau ini (Bali) sangat indah, menghadap laut lepas dan hawanya stabil tidak seperti di Arab yang panas," jelasnya.

Raja Salman di Bali© Berry Putra

Kendati begitu, Usamah tak tahu persis apakah Raja Salman di hari depan akan kembali ke Bali untuk menikmati pantainya yang indah atau tidak.‎

" Semua nanti kembali kepada Yang Mulia. Insya Allah kalau senang di Bali pasti akan kembali," demikian Usamah.

Benar saja, salah satu kunjungan wisata yang akan didatangi oleh Raja Salman adalah Pantai Uluwatu yang terletak di Jimbaran. Selain itu, Raja Salman juga memilih menginap di Hotel St Regis yang memiliki pantai indah di bagian belakang.

 

Beri Komentar