Dream - Terdapat kewajiban bagi Muslimah untuk menutup seluruh auratnya. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Mereka sangat dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh.
Sementara terdapat pandangan yang menyebut tidak ada aurat antara pasangan suami istri. Bahkan terdapat anjuran istri berhias untuk membahagiakan suami.
Lantas, bagaimana hukumnya istri mengenakan pakaian ketat di hadapan suami?
© Dream
Terkait hal ini, Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid menyebut istri dibolehkan mengenakan pakaian ketat di hadapan suami. Hal ini termasuk dalam kategori bertabarruj (berdandan).
Tetapi, bertabarruj semacam itu terlarang apabila hendak keluar rumah. Ini lantaran sama dengan mempertontonkan aurat kepada pria yang bukan mahramnya.
Larangan Muslimah mengenakan pakaian ketat di luar rumah tertuang dalam hadits hasan yang diriwayatkan Muslim dari Usamah bin Zaid.
" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memakaikanku baju Quthbiyyah yang tebal. Baju tersebut dulu dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau. Lalu aku memakaikan baju itu kepada istriku. Suatu kala Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menanyakanku: 'Kenapa baju Quthbiyyahnya tidak engkau pakai?’ Kujawab, 'Baju tersebut kupakaikan pada istriku wahai Rasulullah'. Beliau berkata, ‘Suruh dia memakai baju rangkap di dalamnya karena aku khawatir Quthbiyyah itu menggambarkan bentuk tulangnya."
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda