Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dompet Dhuafa Luncurkan Program Humanesia (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream – Apa yang Anda lakukan saban akhir tahun? Liburan, belanja besar karena banyak diskon gila-gilaan, atau menggelar pesta pergantian tahun? Semua menghabiskan uang.
Mulai sekarang, cobalah mengalihkan penggunaan uang itu untuk beramal, membantu sesama yang masih membutuhkan uluran tangan. Meringankan beban mereka yang tak pernah berlibur, keranjingan belanja, atau menggelar pesta tiap akhir tahun.
Jika Anda berniat untuk beramal di akhir tahun ini, bisa mengikuti program 'Humanesia, Mereka Keluarga Kita' yang dijalankan oleh lembaga amil zakat Dompet Dhuafa. Program ini memang digagas agar masyarakat tak berhenti membantu kelompok kurang mampu.
“ Akhir tahun tidak hanya identik diskon besar-besaran dan liburan,” ucap Direktur Utama Dompet Dhuafa, Imam Rulyawan, di kawasan Melawai, Jakarta, Kamis 24 November 2016.
“ Di akhir tahun ini kami melihat banyak persoalan kemanusiaan yang muncul. Sebab, mereka yang mengalami masalah itu adalah keluarga kita juga,” tambah dia.
Menurut pengalaman, selama ini umat Muslim di Tanah Air melipatgandakan sedekah saat bulan Ramadan. Sementara saat bulan-bulan biasa, dana santunan tidak mengalir sederas saat Puasa. Kondisi ini dinilai kurang bagus.
“ Sekitar 70 persen dana masyarakat (sumbangan) itu menumpuk di saat bulan Ramadan saja. Itu nggak sehat bagi kegiatan filantropi,” ucap Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, Hamid Abidin.
Dia menambahkan, kampanye ini berupaya menghapus jarak penggalangan dana saat bulan-bulan biasa dengan bulan Ramadan. Program ini juga bertepatan dengan masa di saat masyarakat kerap liburan dan lembaga pemerintah menghabiskan anggaran akhir tahun.
“ Ini strategis menghapus gap bulan Ramadan dengan bulan-bulan yang lain,” kata Hamid.
Humanesia menawarkan delapan program donasi baru, antara lain Beasiswa Anak Hebat, Garut Bangkit, Berbagi Hak Gizi, Detak Harapan, penanganan penyakit gagal hati Hemodiabisa, dan Tebus Ijazah.
Selain itu, ada pula program yang bertujuan membagi harapan masyarakat terpinggirkan seperti Sahabat Berbagi Harapan dan perempuan yang menjadi orang tua tunggal 'Terima Kasih Ibu'.
Dompet Dhuafa menargetkan sebanyak 250 ribu penerima manfaat program yang berjalan selama tiga bulan. Sementara dana yang terkumpul diharapkan dapat mencapai Rp33 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya