Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Perkebunan Pemberdayaan Petani Dompet Dhuafa Di Karo, Medan (Foto: Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
DREAM.CO.ID - Dompet Dhuafa memiliki program pemberdayaan petani, salah satunya di Kec. Berastagi, Kab. Karo, Medan, Sumatera Utara. Lewat program ini, petani yang dibina bisa mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta setiap kali panen.
Keberhasilan program pemberdayaan ini terungkap saat jurnalis Dream meninjau Kampung Hortikultura dalam kegiatan Heartventure yang diadakan Dompet Dhuafa Waspada (Sumatera Utara) pada 27 November 2025. Hamparan lahan pertanian pemberdayaan Dompet Dhuafa tersebut terletak di Desa Aji Julu.
" Petani-petani kita bina, kita kasih modal kemudian mereka mengembangkan program itu untuk menuhi kebutuhan mereka di sana... Jadi bagaimana menyampaikan bahwa dana zakat yang diamanahkan melalui Dompet Dhuafa," ungkap Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumatera Utara, Sulaeman.
Menurut Sulaeman terdapat sekitar 16 petani yang diberdayakan. Hasil pertanian yang dihasilkan seperti tomat, cabai, dan sayuran. Bentuk bantuan yang diberikan ditujukan kepada petani Muslim berupa kebutuhan pertanian seperti bibit, pupuk, dan obat. Kemudian sewa lahan.
" Hasilnya mereka bagi. Kemudian untuk modal tanam lagi. Jadi Dompet Dhuafa tinggal mengawasi saja dan mendampingi," ungkap Sulaeman.
Program pemberdayaan dari Dompet Dhuafa Waspada ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2017. Sulaeman melanjutkan, petani bukan hanya dapat mengembangkan lahan pertanian, bahkan juga menghasilkan toko pupuk sendiri hingga membeli hand traktor sendiri.
" Mereka sudah punya toko pertanian. Kalau dulu mereka harus ngutang ke yang membeli," ungkap Sulaeman.

Salah satu petani yang diberdayakan adalah Terang Sinuhaji. Pria berusia 50 tahun ini sudah menjadi petani sejak 1997 dan bergabung dengan program Dompet Dhuafa sejak 2017. Awalnya lahan pertaniannya hanya 1.500 meter kini menjadi 5.000 meter atau setengah hektare.
" Saya pulang dari Jakarta tahun 1997. Jadi petani," ungkap Sinuhaji.
Sinuhaji mengatakan dia dapat memanen cabai setiap minggunya sampai 200 kilogram, dia akan menjual ke pemborong sekitar Rp50ribu hingga Rp52ribu per kilogram. Dengan modal 3.000 batang yang dipanen, cabai tersebut sudah menghasilkan panen selama satu tahun.
" Ini sudah hampir satu tahun panen," ungkap Sinuhaji.
Dari hasil produksi tersebut, petani cabai yang mengikuti program pemberdayaan Dompet Dhuafa ini bisa menerima penghasilan antara Rp 10 juta sampai Rp10,4 juta setiap kali panen.
Sinuhaji mengatakan, mengelola lahan pertanian tidak mudah, ada tantangan cuaca ekstrem yang membuat petani bisa 'anjlok'. Seperti yang dialami selama dua minggu terakhir dengan kondisi cuaca ekstrem.
" Dampak buruknya... Kalau ini kan masih terjaga. Nah ini udah kena sebetulnya. Kena pitak tore ini. Karena... Masih maksimal perawatannya. Ini nggak sampai parah dia," terang Sinuhaji sambil menunjukkan cabai hijau yang dampaknya belum terlalu parah dan masih bisa diselamatkan.
Untuk diketahui dalam acara Heartventure ini Dompet Dhuafa juga mengajak para content creator lokal hingga Super Volunteer sekaligus aktor Aiman Ricky berpartisipasi. Mereka juga turut menilik lahan pertanian tersebut.

Sebelumnya, dalam acara Heartventure, Dompet Dhuafa Waspada mengenalkan program bidang dakwah untuk masyarakat minoritas Muslim di Samosir bersama para content creator tersebut.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya