Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Nakes (Foto: Merdeka.com)
Dream - Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) merilis data perkembangan Covid-19 di Indonesia dari hasil riset selama tiga minggu.
Dari data tersebut, menunjukkan ada tiga provinsi yang memiliki kasus kematian Covid-19 tertinggi yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bengkulu.
Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat kematian tiga provinsi itu, dua kali lipat dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni Jawa Tengah 7,2 persen, Jawa Timur 7,1 persen dan Bengkulu 6,9 persen.
Sedangkan standar WHO, rata-rata kematian akibat Covid-19 hanya 3,3 persen.
" Terlihat ini sudah dua kali lipat dari standar WHO atau standar global. Artinya, beberapa provinsi sudah lampu merah," jelas Nuri Ikawati, Peneliti IDEAS dalam diskusi virtual, Jumat 11 September 2020.
Menurut penuturan data IDEAS, Indonesia menjadi negara kasus positif Covid-19 tertinggi di Asia tenggara dengan CFR mencapai 4,3 persen atau 7.940 kematian pada 5 September 2020.
Sedangkan data terbaru dari Satuan Tugas Penangan Covid-19 pada Kamis, 10 September 2020 lalu, kasus Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 16.508 orang.
Sedangkan di Jawa Timur, kasus Covid-19 menembus 37.093 orang dan di Bengkulu kasus Covid-19 mencapai 400 orang.
Dream - Kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat kembali di atas 3.000 pasien baru. Total pasien terkonfirmasi positif corona di Tanah Air bahkan sudah menembus angka 200 ribu lebih.
Berdasarkan data covid19.go.id per Selasa, 8 September 2020 pukul 12.00 WIB, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 200.035 orang. Setelah sempat berkurang, jumlah kasus baru dalam 24 jam terakhir kembali menyentuh angka 3.000, tepatnya 3.046 orang.
Dari angka total tersebut, sebanyak 48.847 orang sedang berada dalam perawatan. Jumlah ini sekitar 24,4 persen dari total kasus terkonfirmasi.
Sedangkan pasien sembuh saat ini tercatat sebanyak 142.958 orang atau sekitar 71,5 persen dari kasus terkonfirmasi. Angka ini didapatkan setelah ada tambahan 2.306 pasien sembuh baru dari semua provinsi di Indonesia.
Sementara, total angka kematian saat ini mencapai 8.230 orang atau 4,1 persen dari kasus terkonfirmasi. Selama 24 jam terakhir, tercatat 100 orang meninggal akibat Covid-19.
Jumlah suspek juga terus naik. Saat ini ada 90.952 orang masuk kategori suspek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya