Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(News.com.au)
Dream - Anda mungkin pernah menggunakan pulpen merek Bic. Nah, kebanyakan penutup pulpen merek ini memiliki lubang di ujungnya.
Pernah berpikir tentang kegunaan dari lubang di ujung penutup pulpen itu? Lubang itu bukan kebetulan atau hiasan belaka, tetap ada alasan di belakangnya.
Bic adalah perusahaan konsumer dengan bermacam produk, mulai dari pulpen, korek api, papan selancar hingga alat cukur. Untuk masalah penutup pulpen ini, Bic ternyata sudah mengantisipasi kebiasaan buruk konsumen.
Seperti diketahui, kita memiliki kebiasaan buruk menggigit pulpen. Kebiasaan ini seringkali kita lakukan jika dalam keadaan gugup atau serius, seperti ketika sedang menjalani ujian atau bekerja di kantor.
Sejak tahun 1991, perusahaan asal Perancis ini telah menemukan solusi brilian sejak tahun 1991. Mereka memikirkan masalah kebiasaan buruk itu dan memutuskan menambah lubang di ujung penutup pulpen.
Lubang ini berfungsi untuk mencegah akibat fatal jika penutup pulpen sampai tertelan. Sebab, penutup pulpen yang tidak mempunyai lubang akan sangat berbahaya jika sampai tertelan. Karena bisa menyumbat sistem pernapasan yang bisa mengakibatkan mati lemas.
Sementara jika penutup pulpen berlubang tersangkut di tenggorokan, lubang kecil itulah yang akan memastikan Anda masih bisa bernapas sampai ambulans datang untuk memberi pertolongan.
Namun jangan terlalu mengandalkan lubang pada penutup pulpen.
Pada 2007, Ben Stirland, seorang anak 13 tahun dari Durham di Inggris, tewas setelah jatuh dari kursinya dan menelan tutup pulpen.
" Berlawanan dengan kepercayaan populer, lubang keamanan pada pulpen tidak ada gunanya," kata Nathalie Hodgson, ibu Stirland, memperingatkan.
" Lendir dalam tubuh akan memblokir penutup itu dan karena bentuknya, penutup pulpen akan mudah tersangkut dalam tenggorokan dan sangat susah dikeluarkan dengan cepat" .
" Saya telah kehilangan salah satu bagian terbesar dalam hidup saya dan jika saya ingin memperingatkan para orang tua agar kematian tidak masuk akal ini kembali terulang," kata Nathalie.
(Sumber: News.com.au)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya