Jurnalis Vice, Ryan Duffy Saat Berkunjung Di Korea Utara (Sumber:news.vice.com)
Dream - Bagaimana rasanya makan bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang dikenal kejam? Apalagi dapat makan satu meja sembari menikmati hiburan selama empat jam penuh bersamanya?
Di 2013 silam, jurnalis Vice, Ryan Duffy, pernah mengalaminya. Saat itu, dia mengunjungi Korea Utara bersama bintang basket NBA, Dennis Rodman, yang juga mantan pemain tim basket Harlem Globetrotters.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pertandingan ekshibisi Harlem Globetrotters melawan tim bola basket nasional Korea Utara.
Dalam pertandingan ekshibisi itu, Duffy, Rodman, dan tiga pemain Harlem Globetrotters diundang untuk makan malam bersama sang Pemimpin Besar Korea Utara, Kim Jong-un.

Kini, di tengah gencarnya penyelidikan kematian Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong-un, Duffy diwawancarai oleh BBC Radio 5 untuk menceriakan kesan-kesannya terhadap pemimpin negara komunis itu.
Bagaimana rasanya? Baca pengalaman mengejutkan Duffy di halaman berikutnya.
© Dream
Duffy mengaku sangat terkejut saat bertemu dengan Jong-un. Dia tak pernah menyangka pemimpin yang disebut-sebut banyak negara Barat sebagai diktator itu ternyata masih belia.
" Dia benar-benar membuat saya terkejut karena masih sangat muda. Ini bahkan saya rasakan ketika berjabat tangan. Rasanya sulit dipercaya dia memegang negara yang besar," kenang Duffy.

Dia kemudian menceritakan bagaimana selalu tegang dan gelisah selama acara makan malam itu. Tetapi, Kim Jong-un justru terlihat santai malam itu.
" Saya tidak tahu siapa orang-orang di sekitarnya, mungkin pengawalnya, intelijen militer, atau penerjemah. Tapi dia sangat menikmati acara malam itu," kata dia.
© Dream
Duffy menambahkan, acara malam itu cukup meriah, lengkap dengan hiburan dan makan malam multimenu.
Tetapi, Duffy menganggap acara malam itu sebagai dikotomi yang aneh. Sebab di saat orang-orang dijamu dengan mewahnya, rakyat negara tersebut dicekam masalah kelaparan.
" Seperti yang kita ketahui mayoritas rakyat negara itu hidup dalam kondisi yang sangat mengerikan," kata dia.
Advertisement