6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jurnalis Vice, Ryan Duffy Saat Berkunjung Di Korea Utara (Sumber:news.vice.com)
Dream - Bagaimana rasanya makan bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang dikenal kejam? Apalagi dapat makan satu meja sembari menikmati hiburan selama empat jam penuh bersamanya?
Di 2013 silam, jurnalis Vice, Ryan Duffy, pernah mengalaminya. Saat itu, dia mengunjungi Korea Utara bersama bintang basket NBA, Dennis Rodman, yang juga mantan pemain tim basket Harlem Globetrotters.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pertandingan ekshibisi Harlem Globetrotters melawan tim bola basket nasional Korea Utara.
Dalam pertandingan ekshibisi itu, Duffy, Rodman, dan tiga pemain Harlem Globetrotters diundang untuk makan malam bersama sang Pemimpin Besar Korea Utara, Kim Jong-un.

Kini, di tengah gencarnya penyelidikan kematian Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong-un, Duffy diwawancarai oleh BBC Radio 5 untuk menceriakan kesan-kesannya terhadap pemimpin negara komunis itu.
Bagaimana rasanya? Baca pengalaman mengejutkan Duffy di halaman berikutnya.
© Dream
Duffy mengaku sangat terkejut saat bertemu dengan Jong-un. Dia tak pernah menyangka pemimpin yang disebut-sebut banyak negara Barat sebagai diktator itu ternyata masih belia.
" Dia benar-benar membuat saya terkejut karena masih sangat muda. Ini bahkan saya rasakan ketika berjabat tangan. Rasanya sulit dipercaya dia memegang negara yang besar," kenang Duffy.

Dia kemudian menceritakan bagaimana selalu tegang dan gelisah selama acara makan malam itu. Tetapi, Kim Jong-un justru terlihat santai malam itu.
" Saya tidak tahu siapa orang-orang di sekitarnya, mungkin pengawalnya, intelijen militer, atau penerjemah. Tapi dia sangat menikmati acara malam itu," kata dia.
© Dream
Duffy menambahkan, acara malam itu cukup meriah, lengkap dengan hiburan dan makan malam multimenu.
Tetapi, Duffy menganggap acara malam itu sebagai dikotomi yang aneh. Sebab di saat orang-orang dijamu dengan mewahnya, rakyat negara tersebut dicekam masalah kelaparan.
" Seperti yang kita ketahui mayoritas rakyat negara itu hidup dalam kondisi yang sangat mengerikan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
