Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Basarnas)
Dream - Jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin pagi 29 Oktober 2018 lalu membuat sebagian masyarakat merasa takut untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.
Dalam kejadian memilukan itu, Penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Namun, Sahabat Dream tidak perlu menjadi paranoid tentang perjalanan menggunakan pesawat terbang ini. Secara statistik, pesawat terbang merupakan satu-satunya alat transportasi yang paling aman.
Kita bahkan hampir tidak pernah mendengar kecelakaan pesawat terbang secara beruntun dalam sehari seperti yang sering terjadi pada alat transportasi darat.
Meski pesawat terbang menjadi alat transportasi paling aman, penumpang sebaiknya tetap waspada. Mereka tetap dituntut untuk mengenali cara menghadapi kondisi yang tidak diinginkan.
Umumnya, sebagian besar penumpang akan langsung memasang headset atau sibuk bermain ponsel begitu boarding di atas pesawat. Padahal, ini adalah kebiasaan yang salah.
Namun dengan mengetahui aturan 'tiga menit setelah dan delapan menit sebelum' akan membuat para penumpang tetap waspada selama melakukan penerbangan.
Dalam sebuah artikel di ABC News, Ben Sherwood, penulis " The Survivors Club - The Secrets and Science That Could Save Your Life" mengatakan bahwa 80 persen kecelakaan pesawat terjadi dalam tiga menit setelah lepas landas atau delapan menit sebelum mendarat.
Menurut Sherwood, di waktu-waktu inilah para penumpang pesawat harus tetap waspada dan berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Semakin siap dan banyak yang Sahabat Dream ketahui tentang cara bertahan selama penerbangan ini, akan semakin baik peluang untuk tetap tenang dan selamat.
Dengan mengetahui aturan tiga menit setelah dan delapan menit sebelum ini, Sahabat Dream setidaknya punya pegangan agar bisa merasa lega setelah menit-menit yang rawan tersebut terlewati.
(Sumber: Lifehacker.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya