Ingin Kembali Berjaya, Negara Ini Tanam 70 Ribu Pohon Kurma

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 29 Juni 2018 17:00
Ingin Kembali Berjaya, Negara Ini Tanam 70 Ribu Pohon Kurma
Irak pernah menjadi negara pemasok sepertiga kebutuhan kurma dunia.

Dream - Irak akan menanam 70 ribu pohon kurma di selatan Baghdad. Negara ini berharap dapat kembali menjadi pemain utama dalam ekspor kurma di kawasan Timur Tengah.

Irak pernah menjadi negara pemasok sepertiga kebutuhan kurma dunia. Tetapi, saat ini Irak hanya mampu menghasilkan lima persen pasokan kurma dalam negeri setelah fokus ekonominya beralih ke minyak serta usai konflik yang menghancurkan sebagian besar ladang pertanian.

Proyek ini diinisiasi menggunakan dana pinjaman dari negara sebesar 10 miliar dinar, setara Rp120 miliar. Sebagai permulaan, sebanyak 16 ribu pohon kurma ditanam di pinggiran kota Karbala, 90 kilometer dari Baghdad.

Ini merupakan proyek pemulihan pertanian terbesar di negeri Seribu Satu Malam itu sejak invasi Amerika Serikat menjatuhkan Saddam Hussein pada 2003.

" Kami menanam lebih dari 70 ribu pohon di masa depang," ujar manajer proyek, Faiz Eissa Abu Maali, dikutip dari Mynewshub.cc, Jumat 29 Juni 2018.

" Dengan luas lahan sekitar 2.000 dunam (setara 200 hektare) saya pikir ini adalah proyek terbesar di Irak," kata Faiz melanjutkan.

Beberapa jenis kurma yang akan ditanam didatangkan dari Uni Emirat Arab. Proyek ini, yang dimulai pada 2015, juga sebagai upaya penyelamatan bagi beberapa jenis kurma Irak yang sudah jarang ditemui.

" Irak selalu terkenal karena kurmanya yang berkualitas," kata Faiz.

Tiap pohon yang ditanam akan mampu menghasilkan 30 sampai 40 kilogram kurma dalam tiga tahun. Tetapi, panen bisa mencapai 300 kilogram satu pohon untuk jenis kurma tertentu.

Irak menetapkan larangan impor kurma untuk melindungi petani dari produk asal Iran. Di Iran sendiri, petani mendapatkan subsidi sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi lahan mereka. 

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian