Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Monas DKI Jakarta (Foto: Merdeka.com)
Dream - Bank Julius Baer merilis laporan Global Wealth and Lifestyle Report 2021, berisi daftar terbaru kota termahal di dunia. Ibu Kota Indonesia, Jakarta, berada di peringkat ke 20 dari daftar 25 kota termahal di dunia.
Dikutip dari CNBC, Asia menjadi tempat termahal di dunia. Asia dinilai memiliki ketahanan menjaga harga tetap tinggi meski di tengah pandemi Covid-19.
Global Wealth and Lifestyle Report 2021 menyebutkan bahwa Asia merupakan kawasan paling mahal bagi individu berpenghasilan tinggi dan sangat tinggi (HNWIs).
Empat dari lima kota termahal untuk HNWIs, yakni individu dengan US$1 juta atau lebih aset yang dapat diinvestasikan, kini berada di Asia.
Berikut 25 kota termahal di dunia tersebut:
Shanghai, China, naik ke peringkat teratas dari 25 kota di dunia sebagai tempat termahal. Posisi tersebut sebelumnya ditempati oleh Hong Kong. Jepang stabil di peringkat kedua.
" Covid tidak menjadi epidemi di Asia dengan cara yang sama seperti negara lain dalam indeks," kata kepala manajemen pasar dan kekayaan untuk Asia Pasifik di Bank Julius Baer, Rajesh Manwani.
Peringkat ini berdasarkan pada harga barang-barang mewah yang dibeli oleh orang-orang kaya di 25 kota tersebut.
Munculnya daftar tersebut, membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengaku heran dan bertanya-tanya.
" Nanti kita cek kenapa dia katakan mahal, indikatornya apa, parameternya apa, sudut mana yang dilihat?," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa 14 April 2021.
Riza menegaskan bahwa harga-harga di Jakarta khususnya harga kebutuhan pokok tidak mahal, malah terjangkau dan dapat dibeli sesuai dengan kemampuan warganya.
" Harga-harga terjangkau dengan baik, tidak ada yang mahal di Jakarta, semua sesuai kemampuan kita, termasuk kebutuhan pangan, termasuk saat musim Ramadhan dan Idul Fitri, Insyaallah tidak ada gejolak harga," tutur Riza.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya