7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Joko Widodo (Foto: Youtube/Sekretariat Presiden)
Dream – Presiden Joko Widodo kembali meninjau lokasi percepatan vaksinasi. Kali ini rombongan presiden bertolak ke Kabupaten Aceh Besar, Daerah Istimewa Aceh. Percepatan vaksinasi dilakukan secara door to door bagi masyarakat dan juga dilakukan di pesantren.
Menurut Jokowi, hari ini ada 30 ribu masyarakat dan 42 ribu santri yang divaksin di Kabupaten Aceh Besar. Dia mengapresiasi pondok pesantren yang mendukung program vaksinasi massal.
“ Kita harapkan melalui kegiatan vaksinasi ini total ada 30 ribu masyarakat yang akan tervaksin dan 42 ribu satri dan pelajar,” ujar Jokowi dalam keterangan pers saat meninjau lokasi vaksinasi door to door di Aceh Besar, Kamis 16 September 2021.
“ Vaksinasi door to door ini kita lakukan untuk lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung dari pintu ke pintu, karena vaskinasi ini salah satu kunci untuk menghambat penyebaran Covid-19.”

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meninjau percepatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’arrif, Kabupaten Aceh Besar.
Jokowi mengapresiasi semua pihak pondok yang mendukung program vaksinasi nasional. Hal ini dilakukan demi melindungi para santri dari paparan Covid-19.
“ Saya mengapresiasi semua pondok pesantren yang mendukung santrinya untuk divaksin, karena kita ingin santri kita semuanya tidak terpapar covid-19. Kita ingin melindungi mereka semuanya dengan vaksinasi,” jelasnya.

Selain pondok pesantren di Aceh, Jokowi juga melakukan video konferensi bersama pondok-pondok di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Pondok Modern Al-Rifa'ie Kabupaten Malang, Pondok Pesantren Asyuhada, Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, dan Pondok Pesantren DDI Matoangin Kabupaten Banteng Sulawesi Selatan.
Saat mendapat kesempatan untuk bertemu Jokowi via video, para santri pun terlihat memberikan yel-yel masing-masing. Melihat semangat dan kekompakan para santri tersebut, Jokowi tampak senang karena mereka dalam kondisi sehat.
“ Saya senang sekali, para santri terlihat sekali bersemangat dan sangat sehat-sehat semua, sehingga kita harapkan dengan proses vaksinasi ini para santri ini lebih sehat lagi,” ucap Jokowi.
“ Kami mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada presiden atas terlaksananya vaksinasi massal untuk para santri,” kata Pimpinan Pondok DDI Matoangin Kabupaten Banteng Sulawesi Selatan, Abdul Haris Nurdin.
Seiring berjalannya waktu serta upaya yang sudah dilakukan, Jokowi menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa hidup berdampingan dengan virus corona ini.
Sebab menurutnya, Covid-19 tidak bisa hilang secara total, namun kita bisa mencegah untuk tidak tertular.
Jokowi melanjutkan, semakin banyak masyarakat yang divaksin maka diharapkan akan memberikan perlindungan secara maksimal.
“ Kita harus belajar hidup berdampingan dengan covid-19 ini, karena covid ini tidak bisa hilang secara total dari negara kita,” tegasnya.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?