Siswa SD di Cianjur Sampai Lupa Baca Akibat Keseringan Belajar Online

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 16 September 2021 07:00
Siswa SD di Cianjur Sampai Lupa Baca Akibat Keseringan Belajar Online
Banyak siswa SD lupa membaca akibat kurangnya pendampingan orangtua selama belajar di rumah.

Dream - Pembelajaran Jarak Jauh telah menimbulkan berbagai dampak cukup memprihatinkan. Salah satunya, lupa cara membaca.

Fenomena ini dialami para pelajar Sekolah Dasar. Salah satunya, Sekolah Dasar Negeri Ibu Dewi 1 Cianjur.

Fakta ini membuat kaget Bupati Cianjur, Herman Suherman. Dia pun membuktikan sendiri fakta ini ketika melakukan sidak di SDN Ibu Dewi 1 dan mengetes beberapa siswa kelas IV.

" Iya, saya sampai kaget saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ada siswa pelajar kelas IV SD Negeri Ibu Dewi 1 Cianjur lupa membaca," ujar Herman.

Tetapi, Herman dapat memaklumi hal tersebut. Dia menilai ini merupakan salah satu dampak Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah berjalan 1,5 tahun lamanya.

 

1 dari 2 halaman

Faktor Ekonomi

Menurut Herman, faktor ekonomi juga menjadi penyebab anak jadi lupa cara membaca. Ketiadaan ponsel dan kuota internet menghambat anak dari keluarga kurang mampu dalam belajar.

" Salah satu contohnya siswa di SD Negeri Ibu Dewi 1, ternyata orangtuanya saat dikunjungi gurunya, secara ekonomi masuk ke dalam kategori pendapatan rendah, katanya nggak punya handphone, apalagi harus membeli pulsa," kata dia.

Selanjutnya, Herman mengatakan lupa membaca menjadi salah satu indikator menurunnya kualitas pendidikan. Kondisi ini terjadi di hampir semua daerah, termasuk Cianjur.

" Hampir semua daerah yang ada di seluruh Indonesia mengalami hal yang sama, terutama di dunia pendidikan, indikatornya pun sama," ucap dia.

Herman pun menginstruksikan para guru untuk segera menangani persoalan ini. Dia meminta agar para guru memberikan pelajaran tambahan agar para siswa bisa kembali membaca.

2 dari 2 halaman

Anak Kurang Didampingi Saat Belajar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Himan Haris, mengatakan banyak siswa lupa cara membaca ketika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai digelar. Para guru pun berembuk dan segera mengatasi masalah ini.

" Memang ada salah seorang murid SDN kelas 4 di wilayah Cianjur Kota yang lupa cara membaca karena kelamaan di rumah," kata Himan.

Pihaknya juga melakukan pengecekan untuk mencari tahu penyebab siswa tersebut sampai lupa membaca. Ternyata, selama di rumah si anak tidak mendapat pendampingan dari orangtua.

" Setelah kami telusuri ternyata ibunya bekerja dan ayahnya sudah meninggal, jadi tidak ada yang memperhatikannya saat belajar di rumahnya," kata dia, dikutip dari Pakuan Raya.

Beri Komentar