Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesawat Rimbun AIr PK-OTW (Facebook/Rimbun Air)
Dream - Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Ahmaf Mustof Kamal, mengatakan pesawat Rimbun Air PK-OTW jatuh di Bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Pesawat ditemukan sekitar pukul 11.00 WIT oleh warga sekitar.
" Pukul 11.00 WIT anggota menerima laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan pesawat Rimbun Air PK-OTW di Kampung Bilogai Distrik Sudapa di ketinggian 2.400 meter," ujar Kamal.
Ketika pesawat sedang terbang, Kamal mengatakan cuaca sedang buruk. Diduga faktor cuaca menyebabkan pesawat menabrak gunung.
" Jadi diperkirakan pesawat akan landing namun landasan tidak terlihat jelas, karena jatuhnya pesawat ini tidak terlalu jauh dengan bandara," kata dia.
Titik jatuhnya pesawat di jarak 800 meter dari bandara. Jarak tersebut dapat ditempuh dengan sepeda motor.
" Kemudian harus berjalan kaki menuju perbukitan untuk sampai di titik jatuhnya pesawat," terang Kamal.
Selanjutnya, Kamal mengatakan tim gabungan TNI-Polri dibantu Pemuda Gereja segera bergerak ke titik kejadian untuk menjalankan evakuasi. Pihaknya masih menunggu perkembangan selanjutnya.
" Karena jatuhnya pesawat terjadi di perbukitan sehingga tim gabungan saat ini sedang menuju ke lokasi evakuasi, mudah-mudahan dua sampai 3 jam ke depan sudah tiba di lokasi dan segera melakukan evakuasi, kru pilot dan juga barang-barang di dalamnya," ucap dia, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Pesawat Rimbun Air PK-OTW yang sempat dinyatakan hilang telah ditemukan dalam kondisi hancur. Bangkai pesawat terlihat di ketinggian 2.400 meter kawasan hutan Sugapa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, George Leo Mercy Randang, menduga pesawat sempat menabrak gunung sebelum hancur. Ini terindikasi dari kejadian hilang kontak pada pesawat tersebut.
" Indikasi jika lost contact, pesawat Rimbun Air diperkirakan menabrak gunung di sekitar Sugapa, Intan Jaya," ujar Mercy, Rabu 15 September 2021.
Mercy mengatakan pihaknya mendapat informasi hilang kontaknya PK-OTW dari ATC. Kemudian, Kantor SAR Timika meneruskan informasi tersebut ke BCC.
" BCC menghubungi KanSAR Timika untuk memastikan bahwa Distress dari ELT terdeteksi di LUT pada pukul 07.10 WIT pada koordinat | 3°44'30" S 136°55'6" E," kata dia.
Pukul 07.45 WIT, satu helikopter Intan Jaya menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat jatuhnya pesawat. Sementara tim SAR Timika menuju Bandara Sugapa dengan pesawat Rimbun Air PK-OTT.
" 11.24 WIT tim dari KanSAR Timika berangkat ke Bandara Sugapa ETA, 11.58 WIT sampai di Bandara Sugapa dengan 10 personel Kantor SAR Timika, termasuk Kasi Ops," kata dia.
Tim SAR kemudian melakukan survei lokasi selama 30 menit dengan pesawat Asian One Air dan Intan Jaya Angkasa. Kemudian ditemukan titik jatuhnya pesawat tersebut.
" Terlihat PK-OTW posisi pesawat di hutan dalam dan curam, PK-OTW dalam keadaan hancur," kata Mercy, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Kapolres Intan Jaya, Papu, Ajun Komisaris Besar Sandi Sultan, mengungkapkan pesawat Rimbun Air yang hilang kontak telah ditemukan. Pesawat dalam kondisi hancur saat ditemukan di 5-6 kilometer dari Bandara Bilogai arah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Pesawat Rimbun Air ditemukan tim di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut.
" Sangat kecil kemungkinan ketiga kru selamat karena kondisi badan pesawat hancur," ujar Sandi.
Temuan itu didapat melalui pengamatan dengan helikopter. Saat itu tim menemukan pesawat sudah hancur.
Sandi juga mengatakan proses evakuasi korban akan dijalankan melalui jalur darat. Pihaknya akan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat dalam proses evakuasi.
" Mudah-mudahan tidak ada gangguan dari KKB," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan, pencarian pesawat cargo Rimbun Air PK-OTW tengah dijalankan oleh Otoritas Bandara Wilayah X Merauke bersama aparat keamanan dan Basarnas.
Menurut dia, pesawat itu dioperasikan tiga awak. Adita mengungkapkan identitas tiga awak tersebut. Mereka adalah Mirza (pilot), Fajar (co-pilot), dan Iswahyudi (teknisi).
" Perkembangan lanjut akan kami laporkan," ujar Adita.
Kapolres Intan Jaya, Ajun Komisaris Besar Sandi Sultan, mengatakan pesawat dilaporkan hilang kontak pada pukul 07.37 WIT. Saat itu, pesawat sedang terbang menuju Distrik Sangapa membawa bahan bangunan.
Pesawat lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 06.40 WIT. Kemudian kontak terakhir dengan Airnav Sugapa terjadi pada pukul 07.30 WIT dan tujuh menit kemudian menghilang dari radar.
" Saat ini pencarian sedang dilakukan," ucap Sandi, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya