Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Joko Widodo Saat Menyampaikan Sambutan Jelang Makan Malam Peserta KTT LB OKI (OIC-ES2016 )
Dream - Upaya pemerintah Indonesia untuk menjadi bagian dari terciptanya kedamaian di Palestina terlihat dari usaha diplomatis yang dilakukan di Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Indonesia (KTT-LB OKI).
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan KTT-LB OKI, Indonesia ingin menciptakan dua terobosan penting dalam masalah Palestina-Israel.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya jelang makan malam dengan sejumlah petinggi dan delegasi anggota OKI menegaskan pernyataan sikap Indonesia dari dahulu hingga kini tetap sama. Sehingga, dalam gelaran KTT-LB OKI 2016 ini, Jokowi ingin menegaskan peran Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi dan deklarasi untuk mendukung Palestina.
"Kami ingin menjadi bagian dari resolusi masalah Palestina. Sebab, resolusi ini akan menentukan kesejahteraan dan kestabilan dunia," kata Jokowi dalam pidato sambutan yang berbahasa Inggris, Minggu, 6 Maret 2016.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengajak anggota OKI dan negara-negara Islam untuk berperan lebih banyak dalam proses perdamaian Palestina. Sebab, dukungan negara anggota OKI dan Islam akan semakin memperkokoh posisi Palestina.
"Saya harap KTT ini mendorong persatuan negara-negara anggota OKI dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menyelesaikan isu Al-Quds Ak Sharif," ucap dia.
Dalam makan malam bersama para anggota delegasi KTT-LB OKI diikuti sejumlah tamu penting. Beberapa tokoh penting yang hadir antara lain, Sekretaris Jenderal OKI Iyad Ameen Madani, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Sudan Omar al-Bashir, Wapres Gambia Isatou Njie-Saidy.
Advertisement


Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan


Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
