Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Lansia Hendak Vaksin (kemkes.go.id)
Dream - Lansia menjjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar virus, sehingga menjadi priotitas pemberian vaksin Covid-19. Meski demikian, pelaksanaan vaksinasi kepada lansia masih jauh dari harapan.
Sebab, menurut Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Reni Rondonuwu, dari total sasaran sebanyak 21,6 juta, jumlah lansia yang telah disuntik vaksin hingga 30 Maret 2021 baru sekitar 1,5 juta orang.
Salah satu kendala masih rendahnya cakupan vaksinasi lansia adalah kemudahan akses ke lokasi vaksinasi. Dengan fisik yang sudah mulai menurun, lansia membutuhkan tempat vaksinasi yang mudah dekat dan mudah dijangkau.
Karena itulah butuh komitmen dari pemda untuk tidak hanya fokus pada penyediaan lokasi vaksinasi di pusat kota, namun juga tingkat kecamatan bahkan desa.
" Kalau di kota besar ada sentra-sentra vaksinasi, tetapi harus dilihat juga kegiatan vaksinasi di kecamatan maupun pedesaan, ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah,'' kata Maxi, dikutip dari kemkes.go.id, Minggu 4 April 2021.
Memang tidak semua lansia sasaran vaksinasi punya kondisi sosial ekonomi yang sama, seperti lokasi vaksinasi yang jauh, ketiadaan pendamping, hingga akses transportasi yang sulit. Kondisi itu menghambat para lansia untuk mengikuti vaksinasi.
Maxi menambahkan, perlu gerakan bersama yang jauh lebih masif dengan melibatkan stakeholder agar semakin banyak lansia yang divaksinasi, termasuk menciptakan model baru vaksinasi yang mudah, aman, dan nyaman.
" Kami membuat kebijakan, satu pendamping yang membawa dua lansia akan ikut disuntik vaksin. Mudah-mudahan di daerah juga akan diimplementasikan. Karena ada 456 Kabupaten/Kota yang cakupan vaksinasi lansia masih dibawah 25%. Saya kira daerah perlu mencontoh DKI Jakarta, yang mana camat maupun lurah ikut terlibat untuk memobilisasi lansia," ucap Maxi.
Selain kemudahan akses, kepercayaan masyarakat mengikuti vaksinasi untuk terlindung dari potensi penularan Covid-19, turut menjadi perhatian pemerintah. Sebab, ada kecenderungan para anak-anak lansia ini khawatir mengikutsertakan orang tua mereka vaksinasi karena takut akan keamanan dan efektivitas vaksin.
" Di DKI sudah datang door to door ke apartemen, tetapi ketika datang hanya 25% saja yang mau. Kebanyakan di proteksi oleh anak-anaknya, oleh karenanya ketakutan yang muncul ini sepertinya kita perlu untuk terus melakukan sosialisasi," terang Maxi.
Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization, Sri Rezeki S Hadinegoro, mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir bahkan ketakutan terhadap vaksin. Sejauh pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kelompok lansia justru memiliki efek samping yang sangat rendah.
Gejala yang dialami pasca penyuntikan sifatnya ringan dan mudah diatasi, sehingga para anak diimbau untuk tidak perlu khawatir, manfaat vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan risikonya.
" Efek samping kedua vaksin ini (Sinovac dan AstraZeneca) cukup ringan, tidak ada yang masuk RS atau sampai meninggal. KIPI pada lansia ini justru sangat sangat sedikit dibandingkan yang dewasa/muda," jelas Sri Rezeki.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
