Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Satgas Covid-19 mengklaim tim asistensi dan supervisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) banyak membantu kinerja puskesmas dalam menekan penularan Covid-19. Tim asistensi dan supervisi tersebut memperingan tugas puskesmas.
" Pekerjaan Puskesmas dengan tim pelacaknya yang akan melakukan tracing, testing, dan kemudian isolasi, itu lebih ringan," kata Alex K. Gintiing, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dalam video YouTube Sekretariat Presiden.
Menurut Alex, tim asistensi dan supervisi yang berada di posko-posko desa mengawasi dan membatasi pergerakan masyarakat yang terinfeksi Covid-19 agar tidak keluar dari tempat isolasi.
" Dan bagi mereka yang tidak bisa makan minum karena semuanya diisolasi, posko desa juga memberikan makan dan minum," tambah dia.
Alex menambahkan, tim asistensi dan supervisi terus berinteraksi di desa. Mereka juga memperkuast tim tracing, memperkuat tim testing, kemudian memperkuat zona isolasi.
" Jadi membantu mereka mengidentifikasi siapa sih yang terkonfirmasi, siapa yang bergejala, siapa yang kontak erat," tutur dia.
Dengan penerpan PPKM skala mikro, tambah dia, masyarakat bisa mengawasi dan mendukung masyarakat lain. Selama empat minggu berjalan, saat ini lebih banyak didominasi zona kuning.
" Jadi zonasi kuning itu kasus positifnya tidak sebanyak yang merah," tambah Alex.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam