Kembalikan Uang Rp65 Juta, Petugas Kebersihan Rusun Nagrak Diganjar Beasiswa

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 22 Februari 2022 10:00
Kembalikan Uang Rp65 Juta, Petugas Kebersihan Rusun Nagrak Diganjar Beasiswa
Kisah iqbal memberikan banyak inspirasi.

Dream - Seorang petugas kebersihan fasilitas isolasi Covid-19 Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, memberi inspirasi. Dia menemukan uang 2.050 euro dan US$3.000, totalnya setara Rp65 juta namun memilih mengembalikannya.

Muhammad Iqbal yang merupakan karyawan Jakarta Experience Board (JXB) menemukan uang milik Syaiful Amin yang sudah meninggalkan Rusun Nagrak. Syaiful menjalani karantina di fasilitas tersebut setelah pulang dari Mesir.

Saat dalam perjalanan pulang, Syaiful menyadari uangnya tertinggal. Dia memutuskan kembali untuk mengambil uang tersebut.

Ketika sampai di Rusun Nagrak, rupanya Iqbal sudah menunggu pemilik uang yang dia temukan. Setelah memastikan Syaiful benar pemiliknya, dia menyerahkan kembali uang itu.

" Saya merasa lega banget, terima kasih kepada Muhammad Iqbal, petugas kebersihan yang menemukan uang saya," kata Syaiful.

 

1 dari 2 halaman

Ditawari Kerja di BNPB

Kejujuran Iqbal berbuah manis. Petugas kebersihan itu mendapatkan tawaran pekerjaan dari banyak pihak, salah satunya dari Kepala Satuan Tugas Pengananan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto.

Kepada Iqbal, Suharyanto menawarkan bergabung dengan BNPB. Itu jika pandemi sudah selesai.

" Jika pandemi sudah selesai, fasilitas karantina sudah tidak ada, silakan jika berkenan untuk bergabung bersama BNPB," kata Suharyanto.

Suharyanto berterima kasih atas kejujuran Iqbal. Dia menilai Iqbal patut menjadi teladan.

 

2 dari 2 halaman

Dapat Beasiswa

Direktur Utama JXB, Novita Dewi, berterima kasih kepada seluruh tim kebersihan Rusun Nagrak. Mereka telah bekerja penuh integritas.

" Semoga kejadian ini dapat memberikan inspirasi untuk bisa melayani dengan sepenuh hati," kata dia.

Kepada Iqbal, JXB memberikan apresiasi dengan uang tunai Rp15 juta. Juga tawaran untuk menjadi karyawan tetap sekaligus beasiswa bagi Iqbal untuk kuliah, dikutip dari Merdeka.com.

Beri Komentar