Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Facebook/@haramain.info
Dream - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, membentuk tim krisis yang bekerja mempersiapkan segala kemungkinan terkait penyelenggaraan haji 2021. Tim tersebut telah menyiapkan enam skenario berbasis kuota jika nantinya Arab Saudi membolehkan Indonesia mengirimkam jemaah haji.
Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Ramadhan Harisman, mengungkapkan skenario ini disusun dengan mempertimbangkan kemungkinan pemberlakuan pembatasan oleh Saudi. Ini mengingat haji 2021 masih akan berjalan di tengah pandemi Covid-19.
" Tim krisis telah menyusun skenario untuk kuota 100 persen, 50 persen, 30 persen, 20 persen, 10 persen, dan 5 persen," ujar Ramadhan.
Selain berbasis kuota, kata Ramadhan, skenario juga dibuat berbasis penerapan protokol kesehatan (prokes). Masing-masing skenario kuota dibuat dalam skema penerapan dan tanpa prokes.
" Skenario yang disiapkan juga mempertimbangkan adanya pembatasan rentang usia dan tanpa pembatasan rentang usia," kata Ramadhan.
Menurut dia, besaran kuota akan berpengaruh pada lama masa tinggal. Semakin banyak kuota haji yang didapat, semakin lama masa tinggal jemaah di Saudi.
" Jumlah kuota juga berdampak pada aspek biaya yang saat ini sedang dibahas bersama oleh Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh dengan Panja Komisi VIII DPR," kata Ramadhan.
Seluruh skenario yang sudah disiapkan sepenuhnya mempertimbangkan waktu persiapan yang tersedia. Ini mengingat belum adanya informasi resmi tentang kuota haji dari Saudi.
" Pemerintah dan DPR berkomitmen, berapapun kuotanya, kami siap melaksanakan," ucap Ramadhan.
Pengalaman haji tahun lalu juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan skenario ini. Pada 2020, Saudi menggelar haji dengan pembatasan jumlah jemaah yaitu 30 persen untuk warga Saudi dan 70 persen untuk warga ekspatriat yang berdomisili di sana.
Selain itu, Saudi juga menerapkan batas usia. Saat itu, jemaah Saudi boleh berhaji jika berusia 20-60 tahun sementara untuk ekspatriat di usia 20-50 tahun.
" Jemaah haji 2020 juga dipersyaratkan tidak punya penyakit kronis dan tidak hamil," kata Ramadhan.
Tak hanya itu, Saudi juga mengharuskan jemaah menjalani swab tes PCR saat tiba di Mekah dan ketika akan pulang. Masa karantina ditetapkan 10 hari dengan rincian 10 hari di daerah asal, 4 hari setelah tiba di Mekah, dan dua pekan usai melaksanakan haji.
Protokol jaga jarak juga diterapkan minimal 1,5 meter. Sedangkan kateringnya adalah makanan siap santap.
" Dari pelajaran 2020, kami susun skenario yang terus berkembang sesuai perjalanan waktu," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan