Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat tetap tenang setelah muncul dua aksi terorisme masing-masing di Mabes Polri dan Gereja Katedral Makassar. Masyarakat juga diajak tetap waspada serta menjaga persatuan.
Ajakan presiden tersebut disampaikan di sela peresmian Tol Serpong-Cinere-Pamulang dan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, seperti terlihat di kanal Youtube Sekretariat Kabinet RI, Kamis, 1 April 2021.
" Saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tetapi tetap waspada, dan menjaga persatuan, dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," kata Jokowi dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Negara, Kamis 1 April 2021.
Jokowi menegaskan telah telah memerintahkan beberapa pihak seperti Kapolri, Kepala TNI, hingga Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya aksi terorisme.
" Saya tegaskan sekali lagi tidak ada terorisme di tanah air," ungkapnya.
(Sah, Sumber: merdeka.com)
Dream - Polisi melumpuhkan seorang berbusana hijab yang menerobos area Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Orang berbusana warna biru dan tak dikenal itu dilumpuhkan dengan tembakan. Saat ini, orang tak dikenal itu masih tergeletak di dalam halaman Mabes Polri.
Saat ini, orang tak dikenal itu tergeletak dan diduga tewas di tempat kejadian. Posisinya berada tidak jauh dari Gedung Bareskrim dan gedung tempat Kapolri berkantor.
Sejumlah petugas berada di lokasi dan melakukan sterilisasi. Belum diketahui identitas maupun motif dari pria tak dikenal tersebut.
Sumber: Liputan6.com
Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan telah menemukan satu akun Instagram milik ZA, wanita muda pelaku penyerangan di Mabes Polri, sore tadi (Rabu, 31 Maret 2021). Temuan ini diperoleh dari hasil pendalaman yang dilakukan kepolisian usai mengetahui identitas pelaku.
Dalam keterangan pers di kantor Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kapolri mengatakan pelaku diketahui memiliki sebuah akun Instagram dan baru mengunggah konten sekitar 21 jam yang lalu.
Di dalam postingaan tersebut, polisi menemukan konten berisi foto bendera dari organisasi teroris dunia, ISIS.
" Di dalamnya ada (konten) bendera ISIS," ungkap Jenderal Listyo.
Menyertai unggahan tersebut, pelaku penyerangan di Mabes Polri tersebut membuat tulisan terkait perjuangan jihad.
Sebelumnya Kapolri juga membeberkan isi map kuning yang sempat terlihat dalam video di media sosial saat pelaku dilumpuhkan aparat kepolisian.
Map kuning tersebut diketahui berisi sebuah amplop yang berisi kertas berisi kata-kata tertentu. Kapolri tak menjelaskan dengan detail apa isi dari tulisan tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya