Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyerang Mabes Polri Yang Telah Dilumpuhkan Polisi
Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan telah menemukan satu akun Instagram milik ZA, wanita muda pelaku penyerangan di Mabes Polri, sore tadi (Rabu, 31 Maret 2021). Temuan ini diperoleh dari hasil pendalaman yang dilakukan kepolisian usai mengetahui identitas pelaku.
Dalam keterangan pers di kantor Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kapolri mengatakan pelaku diketahui memiliki sebuah akun Instagram dan baru mengunggah konten sekitar 21 jam yang lalu.
Di dalam postingaan tersebut, polisi menemukan konten berisi foto bendera dari organisasi teroris dunia, ISIS.
" Di dalamnya ada (konten) bendera ISIS," ungkap Jenderal Listyo.
Menyertai unggahan tersebut, pelaku penyerangan di Mabes Polri tersebut membuat tulisan terkait perjuangan jihad.

(Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo)
Sebelumnya Kapolri juga membeberkan isi map kuning yang sempat terlihat dalam video di media sosial saat pelaku dilumpuhkan aparat kepolisian.
Map kuning tersebut diketahui berisi sebuah amplop yang berisi kertas berisi kata-kata tertentu. Kapolri tak menjelaskan dengan detail apa isi dari tulisan tersebut.
Dream - ZA, wanita muda yang menyerang Mabes Polri, melakukan enam kali tembakan ke arah polisi. Wanita 25 tahun ini kemudian ditembak mati setelah menjalankan aksi pada Rabu 31 Maret 2021, sekitar pukul 16.30 WIB itu.
" Yang bersangkutan melakukan penyerangan terhadap anggota di pos jaga dengan melakukan penembakan enam kali," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers.
Dua tembakan dilepaskan ke arah polisi yang berada di dalam pos jaga. Dua tembakan lagi ke arah polisi yang berada di luar pos jaga. " Dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya," tambah Listyo Sigit.
Karena dianggap membahayakan, polisi kemudian memutuskan untuk melumpuhkan ZA. " Terhadap tindakan tersebut dilakukan tindakan tegas," kata Listyo Sigit.
Polisi memastikan pelaku penyerangan itu adalah ZA, wanita berusia 25 tahun yang beralamat di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan. Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
" Kemudian kita cek berdasarkan identifikasi sidik jadi dan face recognition, identitasnya sesuai," ujar Listyo Sigit.
Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan peristiwa aksi teror di Mabes Polri sore tadi, (Rabu, 31 Maret 2021) dilakukan seorang wanita berinisial ZA. Pelaku diketahui mendatangi Mabes Polri sekitar pukul 16.30 WIB.
Dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kapolri membeberkan pelaku diketahui masuk dari pintu belakang dari areal Mabes dan sempat meminta ditunjukan lokasi kantor pos.
Dalam melakukan aksinya, pelaku diketahui mengenakan pakaian gamis dengan wajah yang tertutupi masker. Di video yang beredar, pelaku juga sempat memegang map berwarna kuning.
Dari hasil pendalaman dan penggeledahan polisi, lanjut Kapolri, map tersebut telah diamankan dan diperiksa. Hasilnya diketahui map tersebut digunakan pelaku untuk menyimpan sebuah amplop.
" Di dalamnya ada amplop bertuliskan kata-kata tertentu," ungkap Jenderal Listyo tanpa membeberkan isi dari tulisan tersebut.
Hasil penelusuran identitas diketahui pelaku merupakan seorang wanita berinsiasl ZA. Diketahui pelaku beraksi sendiri (lone wolf) yang terpapar ideologi radikal ISIS.
" Dibuktikan dengan postingan yang bersangkutan di sosiaal media," ujarnya.
ZA merupakan wanita yang baru berusia 2 tahun dan tinggal di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
Dream - Identitas wanita bersenjata terduga pelaku teror yang menyerang Mabes Polri mulai terkuak.
Berdasarkan informasi yang diterima, wanita itu diketahui berinisial ZA, kelahiran Jakarta 14 September 1995, golongan darah O.
Perempuan berusia sekitar 25 tahun ini beralamat di daerah Ciracas, Jakarta Timur.

Status ZA belum menikah. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini diketahui merupakan pelajar/mahasiswa.
Kepala Divis Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, masih mendalami identitas pelaku.
" Masih dicek," tutur Argo saat dikonfirmasi dikutip dari Liputan6.com, Rabu 31 Maret 2021.
Satu orang penerobos Mabes Polri tewas ditembak polisi. Dalam foto yang beredar penerobos itu diduga seseorang wanita membawa senjata api jenis pistol.
Ia berpakaian hitam mengenakan hijab biru. Ada juga map kuning di dekat jasad tersebut. Sebelum ditembak, ia sempat menodongkan senjata ke arah petugas polisi.
Dari informasi yang diterima, awalnya orang tersebut tidak mau diperiksa dan mengeluarkan senjata api.
Petugas yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan penembakan terhadap si wanita.
Selain wanita, ada seorang laki-laki sudah diamankan petugas. Belum diketahui apakah keduanya berkaitan.
Sejumlah anggota Polri dengan senjata laras panjang masih bersiaga di sekitar lokasi. Diduga pelaku akan melakukan penyerangan di dalam Mabes Polri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya