7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah) (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Dream - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menegaskan, para hakim yang berada di MK tidak bisa diintervensi oleh siapapun.
" Sejak kami mengucapkan sumpah, kami terikat pada sumpah. Kami tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun, kami hanya takut pada Allah SWT," ucap Anwar di ruang sidang Gedung MK, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
Anwar menjelaskan, hakim MK berasal dari usulan Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Jaksa Agung. Meski berasal dari usulan tiga lembaga, hakim MK tidak akan bisa dipengaruhi oleh siapapun.
" Kami tidak tunduk pada siapapun dan kami tidak dapat diintervensi. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan," ujar dia.
Anwar membuka sidang sengketa pemilihan umum (pemilu) 2019 secara terbuka. Menurut Anwar, sidang ini tidak hanya disaksikan oleh masyarakat melalui televisi.
" Yang lebih utama bahwa sidang ini disaksikan oleh Allah SWT," kata dia.
Sidang pemilu ini nantinya akan dilaksanakan selama dua minggu penuh dan akan diputuskan pada 28 Juni 2019.
" Sidang untuk perkara ini sifatnya cepat, waktunya 14 hari," ucap dia. (ism)
Dream - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melarang massa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi saat menggelar sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat, 14 Juni 2019.
Pucuk pimpinan kepolisian ini mengaku tak ingin mengambil risiko apapun selama berjalannya sidang PHPU tersebut.
" Kali ini tidak boleh ada aksi apapun di depan MK, karena itu mengganggu jalan umum, karena Jalan Merdeka Barat itu jalan protokol," ujar Tito di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019.
Tito mengatakan, larangan itu diambil merujuk pengalaman aksi 21 dan 22 Mei yang berujung rusuh. Sehingga, polisi tidak mau mengambil risiko peristiwa itu terulang kembali.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menuturkan, berdasarkan informasi dari intelijen, ada beberapa massa berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan MK pada esok hari.
" Kalau nanti ada penyampaian pendapat, kita akan kanalisasi di depan Irti (Monas), di samping patung kuda dan diawasi. Tapi kita melihat bahwa kemungkinan besar tidak banyak massa yang berdatangan," ucap dia.
Meski demikian, kata dia, aparat keamanan sudah siap mengantisipasi adanya lonjakan massa. " Tapi seandainya ada massa yang diluar dugaan, kami sudah siap," kata dia.
Untuk mengamankan jalannya sidang, ada 17 ribu personel kepolisian dan 16 ribu Anggota TNI yang diterjunkan.
Tak lupa, Tito juga berterima kasih kepada calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang mengimbau kepada para pendukungnya untuk tidak datang ke gedung MK.
" Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat, terutama pendukung beliau untuk mempercayakan proses hukum yang sudah ditempuh oleh beliau ke MK," ucap dia.
Dream - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengimbau para pendukungnya tak berbondong-bondong menghadiri sidang gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Prabowo menyampaikan ajakan itu melalui akun Facebook resminya.
" Saudara-saudara sekalian, kami memutuskan untuk menyerahkan melalui jalur hukum dan konstitusi, karena itu, saya dan saudara Sandiaga Uno memohon pendukung-pendukung kami tidak perlu untuk berbondong-bondong hadir di lingkungan MK pada hari-hari yang akan mendatang," kata Prabowo, Rabu, 12 Juni 2019.
Prabowo memohon pendukungnya untuk sami'na waatho'na. Ajakan itu, kata Prabowo, untuk menghindari fitnah dan provokasi.
" Jika saudara benar-benar mendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, saya mohon tidak perlu hadir di sekitar Mahkamah Konstitusi," ujar dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?