Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
(Metro.co.uk)
Dream - Keinginan seorang pria Inggris untuk melamar pacarnya tidak surut meskipun gadis itu sudah meninggal dunia.
Itulah yang terjadi pada diri Josh Thompson, seorang pelatih tenis, yang nekat bertunangan dengan Abigail Hall, kekasihnya yang meninggal dua hari sebelumnya.
Di halaman Facebook, Thompson, 22, mengunggah gambar tangan Hall dengan cincin pertunangan tersarung di jari manisnya. Dalam keterangan gambar tersebut, Thompson berkata dia dan Hall sekarang sudah bertunangan. Dan Hall kini adalah 'hidupnya'.
" Tiada kata yang mampu menggambarkan cinta saya padanya. Dialah semangat saya untuk melalui kehidupan setiap hari," tulis Thompson di Facebook.
Hall, 18 tahun, dilaporkan pingsan dan meninggal setelah kurang dari seminggu berada di universitas. Thompson, yang mengajar tenis di Corfu, pulau kecil di Yunani, segera terbang kembali ke Inggris.
Setelah meminta izin orangtuanya, Thompson meletakkan cincin di jari Hall yang sudah meninggal. Aksi Thompson itu mendapat reaksi positif dari keluarga dan rekan-rekan Hall. Banyak yang menyatakan Hall pasti akan menyukai cincin yang nampak sangat cantik tersarung di jarinya.
Teman Hall, Nina Andreia, memuji sikap Thompson di media sosial dengan mengatakan, " Saya benar-benar kehilangan kata-kata, ini adalah contoh dari cinta. Sangat indah."
Thompson kemudian mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas dukungan yang telah mereka berikan kepada keluarga kekasihnya dan dirinya sendiri.
" Hidup tidak akan pernah sama lagi. Kita perlu terus mendukung satu sama lain," ujar Thompson.
Hall berasal dari Doncaster, South Yorks. Ia baru mulai belajar di Universitas Sheffield Hallam di bidang ilmu biomedis.
Gadis cantik ini ditemukan meninggal di kamar flatnya di Shoreham Street, Sheffield pada Rabu. Kepolisian Yorkshire Selatan mengatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang menunjukkan adanya tindakan kekerasan sebelum Hall meninggal.
(Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

