Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Penembakan Brutal Di 2 Masjid Di New Zealand (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Komisioner Kepolisian Selandia Baru, Mike Bush, mengeluarkan data terkini korban serangan penembakan brutal ke Masjid Al Noor dan Masjid Linwood di Christchurch. Jumlah korban tewas meningkat menjadi 49 orang, sedangkan korban luka sebanyak 48 orang.
Dikutip dari New Zealand Herald, Bush menyebut serangan itu dengan istilah 'menjijikkan'. Berdasarkan data yang didapatnya, 48 korban tewas di Masjid Al Noor di Deans Ave dan Masjid Linwood, sementara orang ke-49 meninggal di rumah sakit.
Seorang pria berusia 20 tahunan ditetapkan sebagai tersangka. Bush mengatakan tersangka dijerat dengan tuduhan pembunuhan.
Bush mengatakan perhatian pemerintah dan aparat kepolisian kini sepenuhnya ditujukan kepada mereka yang menjadi korban atas insiden ini dan keluarganya. Serta kepada rekan dari para korban dan orang-orang terkasihnya.
" Kami punya petugas di seluruh negeri yang memastikan setiap orang dalam keadaan selamat," kata Bush.
Bush mengatakan Christchurch memiliki 1.000 tenaga polisi. Seluruh polisi itu kini tengah berada di jalanan memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.
Sejumlah keluarga korban merasakan kecemasan yang sangat. Mereka mondar-mandir di tepi jalan dekat masjid, berharap orang yang mereka cintai selamat.
Ratapan dan tangis terdengar begitu jelas. Mereka sedih menyadari orang terkasihnya tidak akan kembali untuk selama-lamanya.
" Kami pikir teman kami... kami pikir dia sudah pergi (meninggal). Terlalu banyak emosi," ujar salah satu kerabat korban, Mahdi Zougub.
Zougub bercerita saat sedang berjalan menuju Masjid Al Noor, temannya menelepon dan memberitahu ada penembakan. Zougub dilarang untuk masuk masjid.
" Saya bisa melihat jenazah korban. Sekarang kami hanya menunggu kisah tentang seseorang yang sangat kami rindukan. Kami hanya ingin masuk dan menemukan mereka," kata dia.
Dream - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengkonfirmasi sekitar 40 orang meninggal dalam insiden penembakan dua masjid di Kota Christchurch. Sepuluh orang tewas di Masjid Linwood dan 30 lainnya di Masjid Al Noor di Deans Ave.
Penembakan terjadi sekitar pukul 13.40 waktu setempat. Saat itu, dua masjid tersebut sedang menggelar sholat Jumat.
Dikutip dari New Zealand Herald, Ardern mengatakan situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dia juga menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan teroris.
Jacinda menduga serangan tersebut sudah dipersiapkan sebelumnya. Tingkat Keamanan Nasional pun dinaikkan pada level tertinggi.
Departemen Pertahanan mengerahkan lebih banyak polisi ke Christchurch. Empat orang ditahan terkait insiden ini, tiga orang pria dan satu wanita.
Komisioner Polisi, Mike Bush, melaporkan para pelaku sempat melakukan perlawanan ketika ditangkap. Sejumlah IED yang tersemat di kendaraan telah dijinakkan oleh tim Departemen Pertahanan.
" Insiden ini membawa dampak yang signifikan. Sangat-sangat tragis. Ada banyak orang yang terpengaruh," kata Bush.
Tetapi, Bush mengatakan pihaknya belum mengantongi identitas para korban. Dia juga menyatakan tidak akan menganggap tidak ada lagi pelaku.
Secara terpisah, PM Australia, Scott Morrison mengkonfirmasi salah satu pelaku berkewarganegaraan Australia yang tinggal di Selandia Baru. Morrison mengaku terkejut begitu mendapat informasi mengenai serangan tersebut.
" Kami berdiri di sini dan sangat mengecam serangan yang terjadi hari ini oleh kelompok ekstremis, sayap kanan, dan teroris," kata Morrison.
" Dia sudah merampas nyawa dalam serangan ganas, yang oleh banyak warga Selandia Baru disebut serangan pembantaian," kata dia.
Dream - Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, telah mendapat laporan dari Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya terkait penembakan di Masjid Al Noor Christchurch.
Menurut dia, penembakan itu terjadi pukul 13.40 waktu setempat, saat umat Islam di sana sedang melaksanakan sholat Jumat.
" Informasi yang kita kumpulkan, informasi awal, terdapat 6 Warga Negara Indonesia yang berada di masjid tersebut," kata Retno, dikutip dari Liputan6.com.
Tiga WNI berhasil menyelamatkan diri. Dia kini tengah mencari informasi mengenai kondisi tiga WNI lainnya.
" Kita sedang mencari tiga WNI yang lainnya, dapat saya sampaikan di Christchurch ada sekitar 330 WNI, 130 di antaranya adalah pelajar itu mendengar ada insiden penembakan tersebut, KBRI sudah menerjunkan tim protokel konsuler," kata Retno.
Terkait motif pelaku, Retno menjelaskan belum mendapat informasi terbaru. Dia berharap bisa secepatnya menghubungi tiga WNI yang belum ditemukan.
" Sampai sekarang belum diperoleh informasi dan mudah-mudahan kita berdoa, agar kita bisa mengontak tiga WNI yang lainnya," ucap dia.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Rizki Akbar Hasan)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa