Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kuasa hukum tersangka pembunuhan Engeline, Agus Tai Andamai, 25 tahun, Haposan Sihombing mengatakan kliennya sempat menjalani pemeriksaan ulang pada Sabtu, 20 Juni 2015 hingga Minggu, 21 Juni 2015. Pemeriksaan tersebut berjalan sekitar 4 jam.
" Dari sekitar pukul 21.00 WITA hingga pukul 01.00 WITA. Ada 31 pertanyaan yang diajukan," ujar Haposan, Minggu, 21 Juni 2015.
Haposan mengatakan sebagian pertanyaan yang diajukan terkait keterlibatan Margriet dalam kasus pembunuhan bocah 8 tahun itu. Menurut dia, kliennya memberikan keterangan konsisten yang menyebut pelaku sebenarnya adalah Margriet.
" Keterangan klien saya konsisten. Dia (Agus) tidak membunuh melainkan ibu angkatnya sendiri, ibu M (Margriet)," kata Haposan.
Selanjutnya, Haposan meyakini keterangan kliennya sudah bersifat final dan tidak akan terjadi perubahan lagi. Selanjutnya, dia dan kliennya menyerahkan sepenuhnya proses berikutnya kepada penyidik.
" Kita serahkan kepada penyidik. Dia menyampaikan yang sebenarnya," ungkap Haposan.
Lebih lanjut, Haposan menjelaskan keterangan yang disampaikan kliennya sudah termasuk keterangan saksi. Hal itu merujuk pada Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
" Tinggal penyidik mencari bukti lain berdasarkan pasal itu seperti keterangan ahli, bukti surat dan petunjuk lain," jelas Haposan.
Laporan: Berry Putra
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya