Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kerajaan Arab Saudi kabarnya akan memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia untuk musim haji 2016. Kabar tersebut muncul usai Presiden Joko Widodo bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud beberapa bulan lalu.
Penambahan kuota ini membuka peluang kuota jemaah haji Indonesia kembali normal dari 168.800 jemaah menjadi sekitar 200.000 jemaah.
Tetapi, Kementerian Agama belum dapat memberikan kepastian terkait kabar tersebut. Menurut dia, penambahan tersebut masih harus menunggu keputusan resmi dari Kerajaan Arab Saudi.
" Sampai saat ini kami belum bisa menyampaikan kepada calon jemaah haji bahwa kuota haji Indonesia akan normal kembali seperti sebelum adanya pemotongan 20 persen oleh pemerintah Arab Saudi," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil di Jakarta, Rabu, 2 Desember 2015.
Menurutnya, kepastian resmi mengenai kuota haji bagi jemaah Indonesia akan diketahui awal tahun depan. Senada dengannya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan merundingkan kuota haji itu dengan Menteri Haji Arab Saudi.
" Bulan Januari nanti kami diundang oleh Menteri Haji Arab Saudi soal berbagai hal persiapan haji. Dan salah satunya soal kuota haji. Hasilnya akan diputuskan setelah pertemuan itu," jelas Lukman.
Lukman berharap kuota haji 2016 bagi jemaah asal Indonesia bisa normal kembali. Sebab, selama ini otoritas Kerajaan Arab Saudi telah berjanji untuk mengembalikan kuota jemaah haji usai menuntaskan pembangunan Masjidil Haram.
" Kami berharap kuota haji untuk Indonesia bisa kembali normal. Sebab, raja dan petinggi Arab Saudi sudah mengatakan renovasi besar-besaran akan tuntas sebelum masa haji tahun depan jatuh. Bisa dipahami maka kuota akan normal," ungkapnya.
Saat ditanya mengenai tambahan kuota haji bagi Indonesia Lukman berharap persoalan tersebut dapat dibahas dalam perundingan nantinya. " Ya, yang 20.000 itu akan dibahas," jelasnya.
Sejak tahun 2013 pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji bagi seluruh negara sebesar 20 persen. Akibatnya, kuota jemaah haji Indonesia yang harusnya berjumlah 211.000 jemaah harus terkurangi menjadi 168.800 jemaah.
Selain itu dampak lain dari kebijakan itu salah satunya membuat panjangnya antrian daftar tunggu haji di dalam negeri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya