Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Qasr Al-Haj (Sumber: Amusing Planet)
Dream - Syiar Islam sejak berabad-abad lalu merambah ke berbagai negeri. Tak heran jika kini banyak dijumpai jejak-jejak peninggalan Islam di berbagai wilayah, baik dalam bentuk bangunan maupun benda-benda bersejarah.
Seperti Qasr Al-Haj yang berada di Libya. Qasr Al-Haj adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat penampungan haji pada abad ke-12, tepatnya pada tahun 1100-an.
Bangunan bersejarah ini terletak di jalur Tripoli-Aziziya-Al Jawf sekitar 130 km dari pusat kota Tripoli, Libya.
Qasr Al-Haj dibangun dengan batu bata dan tanah liat. Bangunan ini berwarna tanah dengan bentuk melingkar. Ada satu pintu utama di bagian luar yang mengarah langsung ke halaman besar di bagian dalam.
Qasr Al-Haj memiliki banyak jendela kecil yang dibuat berderet vertikal dan horizontal. Qasr sendiri dalam bahasa Arab berarti 'benteng' dan Al-Haj berarti 'haji atau ziarah'.
Selama abad ke-12, Qasr Al-Haj digunakan sebagai tempat persinggahan jemaah haji yang hendak ke Mekah. Di tempat ini pula para jemaah menyimpan atau menitipkan barang-barang mereka sebelum pergi menuju Tanah Suci agar mereka tak terbebani dengan terlalu banyak hal selama perjalanan.
Seiring waktu, fungsi Qasr Al-Haj berubah menjadi lumbung zaitun dan penyimpanan minyak untuk warga setempat.
Bangunan ini awalnya terdiri dari 114 kamar yang disesuaikan dengan jumlah surat dalam Alquran. Setiap keluarga memiliki ruang dalam Qasr Al-Haj di mana mereka bisa menyimpan makanan dan hasil pertanian dengan aman. Hal ini berlangsung hingga tahun 1960-an.
Kini, Qasr Al-Haj menjadi salah satu situs bersejarah yang dilindungi di Libya. Tempat ini pun menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
(Ism, Sumber: Amusing Planet)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya