Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Diskusi LPNU Di Gedung PBNU, Senin, 16 November 2015 (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Korupsi dinilai menjadi salah satu penghambat pembangunan ekonomi. Pemberantasan korupsi diyakini dapat menguatkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Harvick Hasnul Qolbi menilai aksi pemberantasan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Aksi-aksi KPK memang tidak memberikan manfaat secara langsung terhadap perekonomian. Namun, pemberantasan korupsi oleh KPK menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi ke depan sebab yang diberantas oleh KPK adalah esensi korupsi, yakni korupsi politik," ujar Harvick dalam diskusi bertajuk 'Memacu Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Melanggar Rambu-rambu Anti Korupsi' di Gedung PBNU, Kramat, Jakarta, Senin, 16 November 2015.
Harvick mengatakan, berdasarkan data yang dia dapat sejak reformasi hingga sekarang, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar di angka 4-6 persen. Karena itu, Harvick mengajak masyarakat saling bekerjasama menuju kesejahteraan yang lebih baik melalui pemberantasan korupsi politik.
"Pada korupsi birokrasi, manfaatnya terhadap perekonomian mungkin bisa dirasakan langsung. Tapi, tidak bertahan lama jika korupsi politiknya atau orang-orang kuat di baliknya tidak ikut ditindak," tegasnya.
Untuk itu dia berharap jika korupsi di Indonesia bisa perlahan hilang. Sebab, korupsi menjadi sumber segala 'penyakit'.
"Di negara berkembang seperti Indonesia, korupsi jadi sumber dari segala 'penyakit'. Untuk itu korupsi harus diberantas dengan berbagai cara," terang dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi