Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
George HW Bush (Shutterstock.com)
Dream - Kabar duka datang dari negeri Paman Sam. Presiden ke-41 Amerika Serikat, George H.W. Bush, meninggal dunia dalam usia 94 tahun.
Menurut laman The New York Times, George H.W. Bush meninggal di kediamannya, Houston, pada Jumat 30 November 2018. Bush meninggal delapan bulan setelah kematian sang istri, Barbara Bush.
Bush mengidap penyakit parkinson. Penyakit ini memaksananya memakai kursi roda beberapa tahun belakangan. Ayah Presiden ke-43 AS, George W. Bush, ini juga sudah lama keluar masuk rumah sakit.
Pada April silam, saat menghadiri pemakaman istrinya, George H.W. Bush dirawat di rumah sakit karena infeksi yang menyebar melalui darahnya. Kesehatannya terus menurun. Pada 2013, dia menderita bronkitis.
Bush merupakan seorang Republikan. Dia menjabat sebagai presiden sejak 1988 hingga 1993. Dia mengakhiri karier politik setelah 40 tahun mengabdi untuk masyarakatnya.
Dia merupakan mantan pilot Angkatan Laut. Saat perang Dunia II, pesawat yang dia piloti ditembak jatuh oleh tentara Jepang di atas perairan Pasifik. Saat itu, George HW Bush berpangkat letnan dan berusia 20 tahun.
Bush merupakan satu dari sembilan penerbang AS yang selamat setelah penembakan tersebut, usai melakukan pengeboman di Chichi Jima, sebuah pulau kecil berjarak sekitar 1.120 kilometer di selatan Tokyo.
Sebagai politisi, Bush dikenal sebagai birokrat dan diplomat yang terampil. Sebagai presiden dia dinilai berperan dalam mengakhiri Perang Dingin, ikut dalam pembubaran Uni Soviet.
Pada 1990, Bush merespons invasi Iraq ke Kuwait. Dia menggalang koalisi dan meluncurkan serangan ke Irak. Gempuran perdana berupa serangan 4.000 bom melalui jet tempur pada 17 Januari 1991.
Bush mengklaim pertempuran, yang dikenal dengan sebutan Perang Teluk, ini diklaim sebagai keberhasilan terbesar selama menjabat sebagai presiden.
Pada 1992, dia kalah dalam pemilihan presiden AS. Dia harus mengakui kemenangan jago Partai Demokrat, Bill Clinton.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya