Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Iklan Kampanye Jokowi (Youtube/ Ando Lan)
Dream - Ada yang menarik dalam ajang Anugerah Citra Pariwara ke-31, yang digelar di The Oval Epiwalk Kuningan, Jakarta, Jumat 30 November 2018. Sebab, ada kategori baru yang diperebutkan, yaitu film Political Campaign.
Dan, pemenang kategori tersebut adalah Iklan Keluarga Biskuit yang disutradarai Dedy Vansophi dari reKreasi Creative Playground. Video iklan kampanye pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, ini sempat viral dan jadi perbincangan netizen.
Video ini bercerita tentang alasan hilangnya sosok ayah dalam kaleng biskuit. Dalam iklan itu disampaikan bahwa sang ayah tak pernah terlihat karena sudah tidak menganggur lagi. Sang ayah sudah bekerja karena pemerintah berhasil menurunkan angka pengangguran hingga 5,13% dan menurunkan angka kemiskinan hingga menjadi 1 digit, yaitu 9,82%.
Iklan yang digagas Merah Putih Komunika besutan Ipang Wahid bersama agensi Rekreasi Creative Playground tersebut meraih Bronze dalam kategori Political Campaign. Menurut Ipang Wahid, ide iklan ini untuk menjawab pertanyaan, bagaimana mengomunikasikan prestasi kinerja pemerintah dengan cara secair.
“ Atau kalau bahasa anak sekarang, sereceh mungkin. Harus simpel, mengena, dan berpotensi viral,” kata Ipang, yang juga Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi Amin.
Menurut Ipang, sangat penting untuk menerjemahkan data dengan cara sederhana. Sehingga, pesan yang disampaikan mudah dipahami masyarakat. “ Syarat lainnya adalah tetap harus menghibur bagi yang menontonnya,” kata dia.
Jokowi, kata Ipang, memang selalu memantau konten-konten kreatif yang dirilis oleh tim kampanyenya. Termasuk video kampanye ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga melihatnya terlebih dahulu.
“ Pak Jokowi ketawa saat pertama melihatnya. Beliau senang dengan gaya pendekatan yang cair seperti ini,” kata dia.
“ Semoga kemenangan konten ini juga menjadi awal kemenangan Pak Jokowi,” tambah Ipang.
Anugerah Citra Pariwara 2018, yang merupakan perhelatan terbesar bagi industri kreatif di Indonesia, kali ini mengambil tema “ Menuju Masa Depan dengan Kembali ke Makna Awal.”
Ajang ini menampilkan karya-karya terbaik dari 14 kategori, antara lain, Print, Radio, Film, Out-of-Home, Direct Promotion, Digital, Media, Design, Radio Craft dan Film Craft.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya