Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Wanita di Desa Ini Takut Pakai Daster di Siang Hari

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 1 Desember 2018 11:01
Wanita di Desa Ini Takut Pakai Daster di Siang Hari
Warga menolak, namun apa boleh buat. Denda yang sangat besar membuat mereka tak berani melanggar.

Dream - Komite tetua sebuah desa di selatan India melarang perempuan mengenakan gaun malam ketika siang hari. Empat bulan lalu, sembilan tetua desa di Tokalapalli in negara bagian Pradesh, meminta gadis dan perempuan tidak mengenakan gaun tidur pada pukul 07.00 hingga 19.00.

Bagi yang kedapatan memakai gaun tidur pada siang hari akan dikenai denda 2.000 rupee, atau setara Rp409 ribu. Sementara bagi warga yang melaporkan warga lain yang mengenakan gaun tidur akan diberi hadiah sebesar 1.000 rupee, setara Rp204,5 ribu.

Perintah keras itu diikuti warga dengan taat. Tidak ada seorang warga yang terkena denda dari tetua adat.

Dilaporkan BBC, gaun tidur sempat menjadi pakaian populer di warga Tokalapalli. Tetapi, kebiasaan mengenakan gaun tidur itu berubah beberapa tahun yang lalu.

Gaun tidur yang longgar itu mulai dikenakan pada siang hari. Tetua desa, Balle Vishnu Murthy, mengatakan larangan mengenakan gaun tidur pada siang hari untuk mencegah perempuan memamerkan tubuhnya.

1 dari 1 halaman

Warga tak setuju tapi takut kena denda

" Gaun itu tak apa jika dikenakan di rumah, namun ketika mereka keluar dapat memancing perhatian dan menyebabkan masalah bagi penggunanya," kata Vishnu, Jumat, 30 November 2018.

Warga sebetulnya menentang aturan itu. Tapi, denda yang terbilang besar itu menjadi penghalang warga desa nelayan ini.

Ini bukan pertama kalinya, gaun tidur jadi persoalan para `polisi moral`. Pada 2014, sekelompok perempuan dari desa di dekat Mumbai, dikenai denda 500 rupee, setara Rp102 ribu, karena dianggap menjalankan praktik tak senonoh.

Editor portal fashion digital, Shefalee Vasudev, pernah menulis masalah ini. Dia lebih suka menyebut para tetua desa sebagai polisi moral alih-alih polisi fesyen.

" Itu tidak bisa disebut seksi atau tidak senonoh," ujar dia.

Beri Komentar