Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kendaraan Pribadi Memasuki Jalur TransJakarta (Foto: Instagram/@infojkt)
Dream - Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya menerapkan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Salemba Raya sejak Kamis pekan lalu, 20 Juli 2017. Ini lantaran sedang ada pembangunan jalan layang perempatan Matraman.
Tetapi, pengalihan arus tersebut justru membuat para pengendara kebingungan. Bahkan ada pengendara mobil sampai masuk jalur Transjakarta dari arah berlawanan.
Seperti terjadi pada Senin kemarin, 24 Juli 2017. Salah satu pengendara mobil terekam kamera tampak kebingungan dan masuk jalur Transjakarta. Ternyata, dia melaju di arah berlawanan dengan bus Transjakarta.
Diunggah akun Instagram @jktinfo, mobil itu terpaksa berjalan mundur karena TransJakarta sedang melintas.
" Ayo mundurrr terusss," tulis akun @jktinfo.
Pengikut akun informasi Instagram menulis, " Aturan jalur busway Jakarta lawan arah aja biar yang masuk siap-siap ketabrak atau mundur."
" Kaya main bom2 car aja... wrong way!!!" tulis wendihadiprayudha.
Dikutip dari Merdeka.com, terdapat sejumlah perubahan arus lalu lintas di Jalan Salemba Raya tersebut. Berikut penjelasannya,
- Dari arah Jalan Pramuka menuju Jalan Salemba diluruskan menuju Jalan Proklamasi-pertigaan Megaria belok kanan-lampu merah Carolus belok kiri.
- Dari arah Jalan Matraman Raya menuju Jalan Salemba atau Jalan Pramuka dialihkan belok kiri melalui Jalan Matraman Dalam-lampu merah Tambak-Jalan Proklamasi-Jalan Pangeran Diponegoro-lampu merah Carolus belok kiri arah Jalan Kramat dan belok kiri arah Jalan Pramuka.
- Dari Jalan Salemba Raya menuju Jalan Pramuka:
1. Bisa melalui jalan alternatif yaitu melalui Jalan Salemba tengah-pertigaan Mencos bisa lurus, bisa belok kanan.
2. Melalui lampu merah Carolus lurus-belok kiri di bawah flyover Matraman (rute lama).
3. Dari RSCM, Jalan Pangeran Diponegoro arah Jalan Pramuka-lampu merah Carolus belok kanan lawan arus-naik flyover arah Jalan Pramuka-turun dan menyatu kembali setelah SPBU atau sebelum underpass Pramuka.
Dengan adanya rekayasa jalan ini, lampur merah Matraman tak lagi difungsikan karena yang berjalan hanya dari arah utara ke selatan (Jatinegara) dan ke barat (lampu merah Tambak). (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan