Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Dream - Ratusan ribu jemaah haji Indonesia Jumat, 25 September 2015 malam, menjalani prosesi menginap di Mina untuk malam yang kedua. Menteri Agama yang bergabung dengan jemaah haji Indonesia, memanfaatkan kesempatan itu untuk mendengar pesan dari para jemaah haji Indonesia, terutama jamaah kloter 61 Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 61).
" Ketika berkunjung ke sana, saya meniatkan diri untuk bisa mendengarkan curahan mereka. Tempat curhat itu penting bagi mereka yang berada dalam kondisi seperti itu," kata Menag usai berkunjung ke Maktab 7 yang ditempati jemaah asal Jawa Barat yang tergabung dalam Kloter JKS 61 di kawasan Mina Jadid, Jumat (25/09) malam.
Selain menjadi tempat berbagi kisah, Menag memang menyempatkan diri mendengar kronologis musibah Mina dari pengalaman jemaah asal Indonesia. " Pengalaman yang traumatik. Informasi yang mereka dapat simpang siur. Ini menjadikan mereka butuh tempat orang yang bisa dijadikan tempat untuk curhat. Saya memang dalam posisi seperti itu," katanya.
Untuk meringankan beban psikologis jemaah yang mengalami langsung peristiwa Mina, Menag juga meminta agar mereka bisa diantar dengan mobil saat akan melakukan lempar jumrah. " Apa yang telah disampaikan oleh jemaah adalah masukan buat kita," jelas Menag.
Menag menyampaikan telah membentuk tim yang bekerja selama 24 jam untuk bisa segera mendapatkan informasi jemaah haji yang belum diketahui keberadaannya.
" Kita tetap berupaya semaksimal dan seoptimal mungkin untuk melakukan penyisiran dan penelusuran terhadap sejumlah jemaah kita yang memang belum kembali ke kloternya masing-masing," jelasnya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya