Tragedi Mina, 225 Jemaah Haji Indonesia Masih Dicari

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 25 September 2015 21:10
Tragedi Mina, 225 Jemaah Haji Indonesia Masih Dicari
PPHI Arab Saudi masih melakukan pencarian.

Dream - Insiden Mina yang terjadi pada Kamis, 24 September 2015 mengakibatkan banyak jemaah haji meninggal dunia dan cedera. Kejadian itu menjadi perhatian Indonesia dan dunia internasional. Ucapan belasungkawa yang tulus mengalir dari para tokoh dan ulama.

Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di bawah komando Menteri Agama sekaligus Amirull Hajj terus melakukan pemantauan perkembangan peristiwa tersebut. Prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi menjadi pedoman agar keluarga jemaah haji dan masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi lain.

Jumat, 25 September 2015, pemerintah kembali menyampaikan informasi terkini terkait perkembangan data atas musibah Mina kemarin. Data terkini yang diterima Dream.co.id menyebutkan informasi terinci seputar insiden di Mina tersebut.

Dalam informasi tertulis itu, dilaporkan sebanyak 225 jemaah haji belum kembali ke tenda mereka di Mina usai kejadian berlangsung. Sebanyak 225 jemaah haji yang belum kembali itu berasal dari kloter BTH 14 sebanyak 14 orang, kloter SUB 48 sebanyak 19 orang, dan kloter JKS 61 sebanyak 192 orang.

Adapun jumlah korban yang mengalami cedera ditemukan sebanyak enam orang. Enam orang tersebut yaitu,

1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.

2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.

3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.

4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.

5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.

6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS Al Nur.

(Ism) 

Beri Komentar