Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Insiden Di Mina
Dream - Insiden Mina yang terjadi pada Kamis, 24 September 2015 mengakibatkan banyak jemaah haji meninggal dunia dan cedera. Kejadian itu menjadi perhatian Indonesia dan dunia internasional. Ucapan belasungkawa yang tulus mengalir dari para tokoh dan ulama.
Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di bawah komando Menteri Agama sekaligus Amirull Hajj terus melakukan pemantauan perkembangan peristiwa tersebut. Prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi menjadi pedoman agar keluarga jemaah haji dan masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi lain.
Jumat, 25 September 2015, pemerintah kembali menyampaikan informasi terkini terkait perkembangan data atas musibah Mina kemarin. Data terkini yang diterima Dream.co.id menyebutkan informasi terinci seputar insiden di Mina tersebut.
Dalam informasi tertulis itu, dilaporkan sebanyak 225 jemaah haji belum kembali ke tenda mereka di Mina usai kejadian berlangsung. Sebanyak 225 jemaah haji yang belum kembali itu berasal dari kloter BTH 14 sebanyak 14 orang, kloter SUB 48 sebanyak 19 orang, dan kloter JKS 61 sebanyak 192 orang.
Adapun jumlah korban yang mengalami cedera ditemukan sebanyak enam orang. Enam orang tersebut yaitu,
1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.
5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.
6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS Al Nur.
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya