Dream - Kementerian Agama berencana akan melakukan evaluasi terhadap tambahan kuota 20.000 jemaah haji yang diberikan Kerajaan Arab Saudi tahun depan. Ini menyusul terjadinya insiden di Masjidil Haram dan Mina yang menelan sejumlah korban.
" Iya pasti kami akan evaluasi lagi. 20.000 Jemaah bukan jumlah yang sedikit. Jika memang pemerintah Arab Saudi dapat menjamin, maka kami berangkatkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kemenag Rosidin Karidi di kantornya, Jakarta, Jumat, 24 September 2015.
Penambahan kuota haji Indonesia dengan total hingga 230.000 jemaah pada tahun depan, menurutnya memang menjadi hal yang positif. Penambahan ini setidaknya bisa mengurangi daftar tunggu jemaah haji Indonesia yang sudah mencapai puluhan tahun.
" Tapi jika kondisinya dirasa tidak memungkinkan, sebab masih ada perbaikan besar yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi, kami akan lakukan rapat internal terlebih dahulu," ungkap dia.
Diketahui, tiga Jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia atas musibah di Mina. Dua di antaranya yang teridentifikasi yakni Hamid Atwi (laki-laki) asal Surabaya dan Saiyah (perempuan) asal Batam.
Sementara satu jemaah belum bisa diidentifikasi. Ini lantaran tidak terdapat gelang maupun dokumen apapun yang ditemukan pada jenazah. (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya