Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tangkal Radikalisme, Menteri Agama Gaungkan Paham Moderat

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 24 Januari 2017 20:02
Tangkal Radikalisme, Menteri Agama Gaungkan Paham Moderat
Lukman meminta PTKIN untuk tanggap merespon perkembangan isu radikalisme dan intoleransi.

Dream - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) merespons berkembangnya isu radikalisme dan intoleransi. Untuk menangkal radikalisme dan intoleransi, kata dia, PTKIN harus lebih sering menggaungkan paham moderat.

" Paham moderasi harus lebih digaungkan. Sehingga dapat mengisi wacana publik dengan harapan tidak hanya kesadaran yang tumbuh, tapi juga bisa diamalkan di tengah-tengah kehidupan bersama kita di Indonesia yang beragama dan majemuk," kata Lukman Hakim Saifuddin di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Januari 2017.

Rencananya, PTKIN akan mematangkan rancangan aksi untuk mengantisipasi radikalisme dan toleransi. " Masing-masing PTKIN akan terikat dengan (program aksi) yang sudah mereka rumuskan," ujar dia.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Amsal Bakhtiar mengatakan, tanpa adanya intoleransi dan moderasi maka kesatuan Republik Indonesia yang nyata tidak bisa diwujudkan.

Jika nantinya Indonesia terpecah belah, maka ada negara lain yang diuntungkan. Amsal mencontohkan, kondisi Indonesia saat ini seperti negara Yugoslavia yang terpecah-belah.

Amsal menjelaskan saat ini tidak kurang ada 702 perguruan tinggi Islam di Indonesia, terdiri dari 56 negeri dan 662 perguruan tinggi Islam swasta. Dia menilai, jumlah tersebut sangat strategis dalam merajut NKRI dan merawatnya.

" Jadi salah satunya kita memberikan wawasan mengenai kebangsaan, kebhinekaan, kepada dosen dan mahasiswa, kalau mau KKN terjun ke masyarakat juga dibekali terlebih dahulu, soal pendidikan kewarganegaraan juga ada di SKS, Menwa yang sudah dilatih juga nanti bisa dikirim ke daerah," ujar Amsal. (Ism) 

Beri Komentar